TR

TR

Selasa, 29 Desember 2020

Kita Butuh Bercerita, selain Mendengar :) , Berceritalah


Kita sedari dulu secara ngga langsung diminta untuk rajin "mendengar" , dan "menyimak"
Itu sangat Baik, tidak ada yang keliru
Mulai dari Bayi, Batita, Balita
Yang dilakukan aktivitas "mendengar" dan kemudian mengcopy-nya untuk kemudian belajar berbicara, Beranjak 5 tahun, sudah mulai 
Mendengarkan Guru mengajar, 
Memahami berbagai ilmu dari "mendengar" kan guru, Keluarga dan lingkungan,
Masuk ke SD seingat saya ada khusus di Pelajaran Bahasa Indonesia, 
namanya pelajaran "menyimak" ya pada jaman saya saat itu --hmm jaman saya :) -- 

Seiring waktu sepertinya sudah banyak perubahan-perubahan ya,
Mulai ada juga "Bercerita" nya, jadi ngga hanya pelajaran "menyimak"
Saat saya dulu ada pelajaran "mengarang" 
Namanya saja "mengarang" jadi memang bukan cerita kenyataan, 
Meski kalau saya lebih menceritakan apa adanya saat tema "mengarang" itu

Hmm,, sedikit bangga sama diri sendiri ya (hadeuuuh 😒😌), 
karena saya suka menceritakan dalam tulisan, pernah dapat hadiah dari penyelenggara acara karena tulisan saya yang "apa adanya" itu, meski memalukan kalau saya ingat-ingat *sayang juga dulu belum ada kamera ponsel, jadi ngga ada simpan di file atau email, google drive sekalipun.

Itu lumayan banget, udah nulis kisah apa adanya, dapat hadiah juga!
Plus hadiah ditertawakan para peserta ada juga 
Karena saking "apa adanya" cerita yang saya tuliskan
-membacakan tulisan dipodium bagian depan menghadap para peserta
😓 (deuuh ampun!)

Ah sudah tak apalah pikir saya mending begitu -Ngga perlu berat-berat "mengarang" .

Sampai saat ini, kita (eh Saya sih 😆😄) masih perlu Bercerita, selain memang kita sangat perlu juga mendengar.

Meski hampir kebanyakan mau nya "Bercerita" 😭
Dan tidak banyak untuk yang berkenan "mendengar"
Hiks, 
Entah apakah menengok sejarah yang ada tadi itu ya, 
dari Lahir sudah mendengar, apa mungkin sudah pada bosan "mendengar" :'(
Sehingga Tak sedikit yang sangat senang "Bercerita" 
dan Sedikit yang berkenan sebagai "Pendengar"

Namun, lain hal - akan banyak yang "mendengar" jika terkait dengan yah apalah, soal issue negatif ini, itu dsb
Rebutannn! 😂 KEPO iyeyyy

Namun saat Mendengar kan "rencana, mimpi, harapan-harapan" dari teman, sahabat, dari keluarga agak kurang diminati tema tersebut
Apalah lagi tema "curhat kelelahan dari seoarang teman, sahabat, keluarga-atau siapanya ajalah"
lebih ngga minat lagi ya...💢😑







Dan, tahu ngga????? .....

Saat ini aku butuh BERCERITA dan 
BUTUH ada yang MENDENGAR, MERESPON, MEMAHAMI 
Mendengar yah bukan ada yang Membaca, 
*dan udah gitu ngga diresponin 
 
Karena ini bukan acara "mengarang" 

Intinya begitu 💬💤💥💆😒😷😩


Tidak ada komentar: