TR

TR

Selasa, 18 Februari 2020

Anak-anak yang romantis

Hari ini memang kondisi kesehatan agak kurang oke
Badan demam, kepala cukup berat dan sebagai macam rupa

Saya ijin ke anak-anak untuk mohon diberi waktu beristirahat lebih awal,

πŸ’¬Anak ke 3 (3tahun) "Mama ngga boleh sakit aaahh (dan dipeluknya saya)"
πŸ’¬Anak ke 2 (5tahun) "Mama boleh istirahat ya, tapi youtube ya youtube"
πŸ’¬Anak ke 1 (11tahun) "Ya sok ma istirahat aja dulu"

Ternyata beraneka macam respon nya,

πŸ’­Dan saya jawab "iya, kalau youtube -ngga ya, maaf", terimakasih ya biba (anak ke 3 saya), mama istirahta dulu ya"

πŸ’¬Anak ke 3 (Habiba) "Ya boleh ma, boleh... nanti kalau mama udah sehat , belikan mainan yang banyak ya"
---hmmm rupanya ada kepentingan πŸ˜’πŸ˜‘

Dan terlelaplah saya tidur kemudian (2jam nampaknya, lepas maghrib sd jam 20.30 saya terbangun)
Saat terbangun kenapa ada sesuatu seperti ada yang menempel di dahi saya

"Tisyu basah......"

Anak ke 3 : "Ma jangan dicopot, biar ngga panas, mama badannya panas itu"
Apa dipikirnya semacam byebye fever ya😷

Dan bersyukur anak ke 2 ternyata dia juga tertidur (aman lah pikir saya)

Anak ke 1 yang biasanya dikamar atas bersama nenek nya, masih setia nunggu mama nya.
Sampai jam 21.30 saya persilahkan untuk segera istirahat dengan nenek nya.

Ya Allah, Alhamdulillah ternyata luar biasa sekali ya diromantisin anak-anak

Dan sekarang saya melek, karena mau lanjutkan pekerjaan, πŸ™‡


Minggu, 16 Februari 2020

Berkesan (saja), tentang kamu yang tiba-tiba pengen diketik disini

Ada yang paling berkesan menurutku (Ngga tahu ya, menurut kamu)
Saat mungkin bisa dibilang mustinya terjadi di masa SMA (kalau orang lain mungin mengalaminya SMA)
Buatku agak telat, baru mengalami saat sudah lulus SMA, saat kuliah tepatnya (Semester 3-4)

Unik 😁
 
Saat dulu trendnya sms ,
Setiap sms dari kamu pasti aku salin di buku tulis
Ketika ada saat sempat waktu, aku ketik di MS. Word  
( 😭 aku lupa itu file nya dimana ya sekarang - kalau buku nya memang sudah musnah)

..... 😹😹😹.....
PARAH juga kalau aku ingat-ingat,
ASLI PARAH!
Jadi sebenarnya aku salah satu semangat ke SEKRE BEM karena aku pengen ketemu kamu
(Ya Ampuunn NGGA banget ya!)

Dan kamu PAS selalu ada di Sekre, 
Bertepatan memang kita lumayan aktif lah di BEM
walau kita memang berbeda Departemen.
Aku ingat, kamu di Dept. KASTRA - Kajian Strategi
Dan aku di Dept. Dana Usaha (sekarang katanya namanya sudah ganti Dept. Keuangan)
Oh ya kamu ingat ngga, saat mau BAKSOS- aku bantu2 in Dept kamu tuh,
Sebenarnya karena aku ingin lebih berlama bersama kamu
Waakakkakkkkekkekakakkk - PARAH kan aku😊
Cuman ya sudah lah aku ngga bisa juga sampaikan apa yang aku rasakan saat itu.
Berharap kamu peka saja.
Dan pula, gengsi bingit ya buat aku kalau harus sampaikan ada rasa tertarik sama kamu.
Hmmm--- ngga lah!

Meski sebanrnya pengen bilang ;
Kamu itu type aku loh, (walau sedikit ada yang ngga, tapi oke lah ya - over all)
*ngga nya lebih karena kamu jurusannya bukan Teknik, dan sebenarnya aku suka Laki-laki dari Jurusan Teknik (hmmm iya gitu - emang gitu)
 Dan aku bersyukur, suka dapat cerita tentang kamu dari sahabat (kelas). Yang sering memang duduk sebangku. Dia itu teman sekamar kamu di Asrama kan,
Hahahahaa, jadi kalau kamu mau tahu--- aku suka dapat kabar-kabar kamu dari dia ini.
Meski temen sebangku ini, ngga tahu kalau aku ada ketertarikan ke kamu (awalnya)
Makin kesini yang makin merasa lah dia ini, ko aku dan kamu saling kepo-in kabar. Nanya lewat dia.

Aku bersyukur punya sahabat ini tuh, ngga ceritakan curhatan aku ttg kamu, ke kamu.
Dan dia diam-diam juga bantu cari tahu ttg bagaimana kamu, apa kamu punya pacar, ada perempuan yang sedang kamu suka dsb.

Karena sahabat aku ini memang baik banget, dia benar-benar simpan rapih tentang bagaimana ketertarikan aku ke kamu.
Tapi dia suka ceritakan ke aku, tentang curhatan kamu tentang aku.
😏
Sampai akhirnya sahabat ini bercerita "Kayaknya dia suka deh sama kamu juga, dia cerita kemarin (curhat) kalau dia tuh suka sama kamu, tapi juga suka sama @&! "

Ya elah  pas denger itu kok kabar nya kurang menggembirakan gitu ya πŸ˜©πŸ˜©πŸ˜‚
Tahu dong rasanya kayak aduh gimanalah

Sisi lain seneng ya, dapat kabar kamu juga ada ketertarikan ke aku, tapi kok ya kamu ada ketertarikan dengan yg lain juga. 😷
#sedihtaktertahankan

Dan wajar juga ya dia suka sama @&!, karena memang perempuan ideal (menurut aku).
Aku tahu perempuan itu, tapi ngga terlaluu mengenal, yang aku tahu, perempuan itu KETUA KEPUTRIAN Jurusan tempat kamu (kamu satu jurusan sama perempuan itu).
Ketua Keputrian itu = jadi semacam ketua dari para akhwat untuk kajian setiap hari Jumat.
Emang standard kamu tinggi,πŸ˜”
Apalah ya aku ini πŸ˜₯πŸ’¦, yang masih baru banget saat itu belajar tentang Islam.

Dan seketika itu juga, aku berhentikan untuk berharap ke kamu.
Dan menjauh-menjauh-menjauh.
Meski untuk kkegiatan BEM aku tetap ngga tinggalkan, karena memang bagian dari tanggung jawab, amanah, dan memang seru saja.

Dan kalau pas ada kamu, aku lebih sebisa mungkin menghindar,
karena itu menyakitkan, 😟😞
*Oh ya kamu ingat ga saat itu lagu UNGU. Judulnya Sejauh Mungkin.
Hahahaaa, kalau ini jadi FTV kayaknya backsound nya itu deh, dan memang aku dengar lagu itu terus- pakai MP3 player denger nya

Hening-
Menghindar-
Seperlunya-
Tidak seperti sebelumny,

Saat Sahabatku bercerita ttg kamu,----
Aku sampaikan ke Sahabatku itu kalau aku sudah punya kekasih.
Dan aku sudah ngga tertarik lagi sama kamu


Pada suatu waktu, shabat aku bercerita lagi ke aku (ya aku dengarkan)
Kalau kamu semakin waktu semakin condong ke aku.
Kamu ingin sampaikan ke aku, tapi kamu ngga mau untuk pacaran
Karena ornag tua kamu melarang pacaran sampai dengan kamu sudah mapan secara ekonomi
Begitu kata sahabatku
Dan aku sudah keburu males tapi nya.

Sahabatku juga akhirnya cerita ke kamu kalau aku sudah punya pacar,

---semat akhirnya kita sama-sama miskom--

Entah aku lupa ya seperti apa dan gimananya,
 akhirnya kamu minta waktu bertemu, dan berdiskusi
Aku sok - sok an dingin, dan tentu begitu juga dengan kamu.
Kamu memang cool banget, (menurut ku sih ya Cool, walau menurut teman2 yang lain, kamu itu bukan cool - Tapi garing πŸ˜†)
Dan diskusi saat itu ya garing - garing aja sih.
Benar ya berarti kata teman2ku kalau kamu Garing, iya kamu Garing! Terbukti!

Dan beberapa kali pertemuan, suka ngga jelas.
Oh ya aku agak lupa, saat itu sempat ada diskusi yang akhirnya aku clearkan kalau aku sebanrnya ngga pacaran sama $@&!*!@#.
Kalaupun dia sering jemput aku pulang kuliah ya karena memang sahabat.
Kamu sempat mengklarifikasi sih ke aku, ya aku ingat itu.


Pada suatu saat-----
Angin apalah yang membuat kamu tak seperti biasanya.
Kamu sudah ngga se-cool sebelumnya, setelah aku klarifikasi bahwa memang aku ngga berpacaran sama $@&!*!@#
Mulai cair berbicara, mengajak diskusi yang ngga kaku.
Dan menuju semester 6 saat itu,

Surprise buat aku, kamu berupaya menemani aku saat aku sedang membuat bahan uji Tugas Akhir di Laboratorium bahan Bangunan.
Ya Surprise banget nya, kamu beda Jurusan dengan aku.
Tapi kamu bersedia menunggu di Laboratorium Bahan Bangunan.
Bahkan tidak jarang juga membantu membuatkan Bahan Uji nya.

Sampai jam 9 malam, jam 10 malam.
Kamu bilang kalau kamu pulangnya dekat, di asrama
Jadi tidak masalah sampai malam juga.
Dan kamu pernah sampaikan sangat ingin mengantar aku pulang, tapi kamu tidak ada kendaraan. 😊

Hampir setiap hari kamu berupaya menamani di Lab
Dan jika memang kamu sedang ada halangan tidka bisa menemani,
Kamu selalu minta ijin
So Sweet yaaaaaaaaaaa.... pemirsaaaaaa😚
Sampai akhirnya Tugas Akhir selesai.

Kitapun akan berakhir tak bersama lagi dalam satu kampus, 😿

Dan aku sangat ingat diskusi terakhir kita saat akan LULUS meninggalkan Kampus.
Bertempat di selasar Pendopo.

*aduh ga sanggup aku nulisnya*
😭πŸ˜₯πŸ˜‚ karena terlalu mengharukan

πŸ’¬Aku : -hening-
πŸ’­Kamu : -hening-
---angiiinn lewat meramaikan diskusi kita----
πŸ’¬ Aku : Haus juga ya, lumayan jalan kaki dari sana ke sini
πŸ’­Kamu : Aku ambilin minum ya :)  
(dengan senyuman kamu ituuuuuhhh yang aduh ga sanggup deh!)  
πŸ’¬Aku  : Terimakasih, Ngga usah. Nanti juga hausnya hilang.
(ya gimana ga hilang, lihat sneyuman kamu - ibarat kepanasan, haus terus kamu senyum - itu kayak dikasi es teh manis dan itu segar banget)
Tapi kan aku ga bilang gitu ya, jaim.
πŸ’­Kamu : Setelah ini kamu mau kemana, kerja ata bagaimana ?
πŸ’¬Aku  : belum tahu,
---ngobrol2......ini itu dsb---

Seperti biasanya kamu antar aku ke Terminal Angkot yang harus kita tempu berjalan kaki 20 menit,
Dan rasanya inginnya sih jalan kaki lebih panjang lagi, lebih lama lagi
Atau kalau bisa terminal angkot dipindah deh di Jakarta, jadi bisa lebih lama jalan barenganya.

----Bersambung---


Sebenarnya motivasi aku ketik di TR ini, karena aku pesan bawang goreng ke kamu, bertepatan kamu jualan bawang goreng dan suami ku memang senang bawang goreng (banget)
Ya sudah karena aku tahu dari FB kaau kamu (dan istri) jualan bawang goreng, pesanlah aku ke kamu.

Dan geli sendiri ngga jelas, saat lihat nama kamu dan aku tersatukan dalam 1 lembar kertas kecil
Kertas berisi :
Pengirim dan Penerima (JNE)😎