TR

TR

Kamis, 10 September 2020

Sejenak saja. Aku ijin pinjam pendengaranmu :) atau sekedar penglihatanmu untuk membaca cerita kita


Kamu Adalah Lelaki yang pertama kali nya menyatakan perasaan meski "tidak jelas pada saat itu"  dan aku menerima pernyataan rasa dari seorang laki-laki "meski akupun tidak jelas pada saat itu juga"

Memang saat itu, kamu adalah lelaki pertama yang pernah "aku anggap jadian" dengan aku.
Meski, ini tidak jelas juga - kapan kita putusnya. Sampai sekarang tidak ada, unik--- jadian tapi tidak ada putus, tetiba hilang. Tahun 2000, usia 15 saat itu. Hahaha Lucu sekali ya kita!

Apakah kamu ingat--- saat ada acara tour dari Sekolahan?, ya! Betul! ke Jogja saat itu. :) 

Kalau kamu tahu, itu sangat berkesan sekali buat aku, karena disitu aku bisa dekat kamu, tidak ada jarak meja dan kursi kelas yang membatasi kita. Kita bisa bareng-bareng, sampai naik becak bareng dan (Entah kamu masih ingat atau tidak) saat perjalanan pulang Jogja - Bandung, kamu tidak duduk di kursi yang sudah disediakan. Kamu duduk dibawah (tanpa kursi) dan menyandarkan kepala ke arah kanan di sisi kursi tempat aku duduk. Kamu tahu, apa yang ada dihati aku saat itu? "Terimakasih sudah buat aku sebahagia ini!"

Ya, dan kita kemudian tiba di Bandung. Keesokannya saat sudah di Sekolahan, kita kok seperti orang ngga saling kenal ya? Dan kamu tahu apa yang ada didalam hati aku "Kenapa kamu begini, kenapa ngga seperti saat di Jogja, kenapa kamu tidak ada menyapa hangat aku, kenapa kamu cuek-cuek saja, ah sudah lah mungkin rasa kamu ada untuk aku -memang hanya saat itu saja di Jogja, baiklah!"

Dan itu sampai kita selesai kelas 3 SMP dan berpisah tidak satu Sekolahan lagi. 

HILANG ...............................

Aku tidak mencari kamu, karena buat apa! Aku sudah ada terpikir bahwa buat apa aku cari, kamu sendiripun sudah tidak ada rasa ke aku,  ngga guna - meski terselip dihati terdalamku "kamu dimana :') . Tapi, ya sudahlah! kamu juga sudah ngga peduli sama aku"

17 tahun kemudian dari tahun 2000, tahun terakhir kita bertemu. Kamu menghubungi aku melalui nomor whatsapp. Kamu tahu apa yang aku rasakan "Senang, Bahagia :) " Meski tentu kita sudah dengan kehidupan kita masing-masing, 
Kalau kamu tanya, kenapa aku Bahagia? Ya! Tentu. Karena kiranya doa aku terkabulkan, doa aku untuk ingin mengetahui kabar kamu,  Walau akhirnya, kita sudah dalam kehidupan masing - masing.

Kemudian menghilag lagi, itulah kamu :) 

Dan muncul lagi di tahun 2020 ini. Apakah aku Bahagia dengan kemunculan kamu? Ya! Aku bahagia. Kenapa? Karena, kamu adalah bagian dari kisah aku, dan bersyukur aku masih mendapati kabar kamu. Aku ngga tahu bagaimana yang kamu rasakan saat ini dengan respon dari aku saat ini. Kita dengan kehidupan kita masing-masing, sudah bukan 20 tahun lalu, yang mungkin selama 20 tahun itu kita pun tidak tahu selama itu bagaimana. Kamu dengan jalanmu. Aku dengan jalanku. Aku tidak berjodoh dengan kamu, begitupun kamu tidak berjodoh dengan aku. 

Aku ngga paham kenapa kamu blokir aku. Kamu tahu apa yang aku rasakan? Sedih, 😢 . Namun mungkin sudah seperti itu ya semestinya, ngga apa. Mungkin itu buat kamu nyaman dan tenang. Aku juga ikut bahagia jika rasa nyaman dan tenang kamu rasakan, 
Aku berharap kita tetap berteman baik :) 


1 komentar:

Unknown mengatakan...

Sangat berkesan .. masa lalu bagian dr perjalanan hidup yg tak mungkin dilupakan 😊