TR

TR

Jumat, 05 Januari 2018

Tentang Rasa - 3

Sengaja malam menjelang pagi ini aku tidak menggunakan headset untuk mendengarkan lagu, karena bertepatan gerimis diluaran sana, dan rasanya suara itu menjadikan suasana lebih tenang, bersamaan dengan lagu yang sedang aku dengarkan, -masih tidak berubah lagu kesukaan saya "Dadali - Disaat Aku Mencintaimu" 7 tahun sudah saya di temani lagu ini :')

Terkenang tentang rasa.................

Kamu adalah seseorang yang aku tidak kagumi sebelumnya,
Kamu bukanlah seseorang yang menjadi salah satu type-ku,
Kamu juga bukan seseorang yang aku suka, atau tertarik -pada awal nya

Namun kamu menyamankan,
Bersandar kepada kamu, melingkarkan tangan pada lenganmu, memegang jari jemarimu,  menelusupkan kepala pada dekapan di dada kamu, dalam pelukan kamu, aku nyaman.

Dan kamu kemudian berbisik "mas sayang dan cinta kamu, mas khawatir rasa kamu hilang untuk mas",
Selepas nya itu kita saling bercerita, saling mendengarkan dan seperti biasa, kita saling menguatkan :').
Kemudian mengalir-- senda gurau tentang hal-hal yang tidak penting,  sekedar membicarakan lelucon - lelucon pada hari itu, atau bahkan kekonyolan pada beberapa hari semenjak kita tidak bertemu. Juga adakalanya membahas cerita yang sebenarnya kita sudah klarifikasi sebelumnya melalui chat atau telephone. Namun entah pada saat bertemu, rasanya ingin membahas ulang -mengklarifikasi kembali. Ada kemungkinan berbeda ya saat kita bahas melalui telephone atau chat dan pada saat bertemu. *Ngga terlihat ekspresi wajah nya, mungkin begitu :)

 Hari sudah mulai menjelang malam, dan saat nya kita kembali ke tempat kita masing - masing. Aku menuju tujuanku, begitupun kamu yang telah ada tempat yang semestinya dituju untuk merebahkan diri, beristirahat.
Dan, entah kapan kita bisa saling menatap kembali seperti hari ini. Sempat kamu sampaikan harapan kamu; dan pun juga harapan aku "tak hanya sesekali saling menatap, namun menatap dan menetap bersama setiap hari"

Tentang Rasamu, Tentang Rasaku
Pada malam menjelang pagi ini, dan gerimis dilluaran sana, aku ingin sampaikan betapa aku menginginkan hadirnya kamu disini saat ini, sebagaimana harapan kita "Tak hanya sesekali saling menatap, akan tetapi, -saling menatap dan menetap bersama setiap hari" bersama kamu, hanya kamu.

...bersambung





Tidak ada komentar: