TR

TR

Rabu, 22 November 2017

Kepergian kalian adalah Kehilangan yang teramat sangat

Terimakasih sudah menetap dekat selama ini,
Dan dalam waktu kedepan yang tidak lama lagi__
Kalian tidak akan sedekat ini
Aku berharap kalian masih menetap - dekat, 
Sebagaimana yang sudah kita jalani 1 tahun ini
Jika bisa aku tahan segala harap dan ingin kalian,
Jika saja tempat ini tidak menjadikan kalian pergi,
--------- jika bisa dan jika saja -----------
Namun kalian juga memiliki harap dan impian,
Aku harus siapkan diri dan kuatkan jiwa 

Menerima kepergian kalian adalah
Kehilangan yang teramat sangat buatku





Rabu, 25 Oktober 2017

Ketika 1 Hati Memiliki 2 Rasa

Pada Satu Hati,
Terletakkan  Satu Rasa
Dan kusebut itu Setia,

Dan lalu bagaimana
Ketika satu hati terletakkan satu rasa lagi kepada yang lain?
Akan kau sebut apa,

Tidak akan menjadi tetap utuh satu hati ketika telah terletakkan dua atau lebih rasa yang bersemayam disana.
Hati itu akan terbelah belah.....
Tidak satu
Tidak utuh

Senin, 23 Oktober 2017

Aku Ngga Boleh Kalah

Aku Ngga Boleh Kalah

Aku harus kuat melawan apapun rasa yang ngga jelas
Aku harus kuat
Aku harus bisa

Pasti aku bisa

Huuughhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sabtu, 30 September 2017

Wali Band - Tak Ingin Jadi Tua (Kalau Bisa Memilih) - Official Music Video





WALI - Tak Ingin Jadi Tua

maafkan diriku ini
tak bisa pelukmu selamanya
tak bisa membelai dirimu
selama yang kau mau

maafkan bila nanti aku
harus tua dan harus lemah
bahkan harus menutup mata

kalau masih bisa memilih
tak ingin ku jadi tua
agar ku tetap tegar berdiri
dan selalu peluk belai dirimu

kalau masih bisa memilih
tak ingin aku tutup usia
dan tak ada yang ambil dirimu
kita hidup selamanya

Jumat, 08 September 2017

Senin, 21 Agustus 2017

kamu (lagi)



Kamu, ......lelaki yang berhati tulus.
Walau dalam berkata : keras, kadang pedas dan sembarangan,, hufh semoga Allah menjadikan lebih lembut lagi, selembut (sesungguhnya) hatimu

Jumat, 21 Juli 2017

inginkah kamu tahu apa yang aku rasa?

Getir, pecah, berhamburan tak tertata,
Begitu getir, begitu sesak
Tak mengapalah seperti ini, harus dilalui,
Perjalanan, perjalanan dan perjalanan,
Aku tidak punya teman untuk menceritakan apa yang aku rasa,
Maafin aku harus curhat disini, aku ga tahu mau bilang ke siapa lagi, aku cuma bisa buka blog,
ngetik apa yang aku rasa,

Getir, pecah, berhamburan tak tertata,

Genggam erat tanganku, genggamlah, dekap aku
Inginku bersandar dalam dekapan pelukan

_____________________________________________________________

GETIR

PECAH

BERHAMBURAN TAK TERTATA



Rabu, 12 Juli 2017

Group we-a

Kurang lebih 1 tahun terakhir ini begitu semarak group whatsapp. Dengan kemudahan fasilitas yang diberikan dari whatsapp, semakin banyak pengguna whatsapp yang tentu mengoptimalkan aplikasi tsb. Tak terkecuali saya, :) .
Sangat membantu untuk koordinasi dalam pekerjaan, koordinasi dalam agenda-agenda kegiatan yang memang memerlukan diskusi bersama. Dan tentunya tidak memerlukan biaya yang besar, hanya kuota sekedarnya saja.
Dengan berbagai kemudahan, banyak sekali kemudian dikembangkan sana-sini untuk kebutuhan ini dan itu.
Dan, yang buat saya agak menggelitik dan seperti nya "lucu" ya menurut saya. Saat ini banyak yang kemudian dibuat Group teman-teman lama, mulai dari teman TK, teman SD, teman SMP, teman SMA dan teman Kuliah dan teman-teman lama komunitas ini, komunitas itu...
 POSITIF ya sebenarnya tidak ada masalah juga, hanya mengelitik saja bagi saya. Hasil survey dari membaca sendiri di group, dan atau dari curhatan suami dan atau juga curhatan teman-teman saya (disekitar saya), kebanyakan itu setelah bertemu group teman-teman lama, membahas soal mantan gebetan, mantan pacar, dan berbagai mantan lainnya.
Ada yang seorang teman perempuan yang dulu nya itu menjadi pujaan seorang teman lelaki nya. Dan itu kan "duu", pada saat ini, mungkin saja keadaan sudah berbeda, atau bisa juga masih sama seperti dulu. Seorang teman perempuan ini seolah begitu "tidka karuan rasa-mungkin bahagia, ingat dulu dan yah semacam ketawa2 gimana lah " ketika teman-teman yang lainnya membahas tentang seorang teman lelaki yang dulu mengejar ngejar dia, Disaat itu juga seorang teman lelaki itu diam tanpa respon di grup tsb. Memang keduanya sudah sama-sama memiliki suami-istri. Seorang teman lelaki tidak ada respon apa-apa di grup. Sedangkan seorangteman perempuan ini beserta teman perempuan lain, masih saja terus membahas teman lelaki ini. Bahkan sampai di capture dong obrolannya, yang intinya seperti memberitahukan bahwa "dulu" seorangt teman perempuan ini dikejar2 oleh seorang teman lelaki, tapi nama lelaki nya di coret. Pikir saya Nanggung amat dicoret, tidak di ekspose saja sekalian,


Hahahaha , beberapa teman masih merasai rasa yang dulu. Padahal tidak semua teman masih merasai rasa yang dulu. Seperti seorang teman lelaki ini, saya tanya... itu komen dong kasian tuh dicuekin, dia berkata "lebay semuanya, males, ga penting!"

Rabu, 31 Mei 2017

seperti ini, saat ini

Melihat situasi di lingkungan kerja saat ini, entah mengapa ya banyak yang tidak sesuai dengan pemikiran dan harapan saya,
tapi memang ini bukan perusahaan saya sih hohoho -saya dilarang protes-
jadi ya sudah lah saya mengikuti dan mengamati.
Saya melihat beberapa teman (manager) lebih bayak terkesan.... (maaf ya kalau berburuk sangka, tapi begitu adanya hasil pengamatan :D ) 
Sok membuat kebijakan yang ah menurut saya kurang "meneduhkan" semua pihak.
Ya sekali lagi saya mohon maaf kalau hanya bisa komentar,  selagi masih bisa komen dan ga ada yang marahi saya -di blog saya sendiri ini eheheohiho.

Semakin ngga jelas saja tempat saya bekerja ini sistem managerial nya mau seperti apa, sekali lagi maaf lho ya saya cuma bisa komen wkwkwkwkkk.....
Saya bukan mengeluh, saya hanya curhat. Kepada siapa saya curhat kalau bukan di Blog ini, iyaa cuma sama kamuuuu...... :*

Ya mungkin memang harus begini , saat ini......



Senin, 08 Mei 2017

Cerita Rasa

Cukup lama juga tak bercerita tentang rasa dalam tulisan yang cukup panjang, layaknya saat dulu saat masih "entah" tentang -lelaki kelakku-, kangen juga menulis tentang rasa, dalam kalimat-kalimat tersusun seperti disengaja berpuisi padahal tidak. Hanya sekedar menuangkan apa yang dirasakan,

.................




Selasa, 02 Mei 2017

kamu itu aku,,,

Untuk kesekian kalinya hatiku terasa sakit saat kamu pun merasa sakit,
kamu sakit, aku pun demikian.....
kamu ngga tahu aku demikian sayang sama kamu,
Tidak seperti yg kamu kira, aku yang tidak memahami kamu

Aku butuh kamu sampai aku mati nanti, hanya kamu.

ada saatnya pulang

Ada saat Datang,
Ada saat Pulang.

Dan entah sampai kapan saya berada, berjuang di tempat ini.

Ada saat Datang,
Ada saat Pulang.

Senin, 06 Februari 2017

senja kita

Saat hadir waktu senja,
Terasa begitu menyamankan mata dan jiwa saya,

Teduh, Tenang, Syahdu.....

Ada sesuatu yang ajaib disana, membayangkan senja saja sudah menjadikan saya sejenak merasakan relax. Apakah ada candu dalam senja?

:) 

Selasa, 24 Januari 2017

Pada Bukit - 2

Pada Bukit, saat alas kaki dilepas, saat duduk tanpa alas, bersentuhan dengan rumput dan tanah, dan lalu kita bersandingan menikmati senja......

Nyaman sekali bukan?

Setidaknya sejenak melepas penat dan segala apa yang tidak menyamankan selama rutinitas harian.

Pada Bukit, membayangkannya saja sudah menenangkan. Apakah lagi jika memang kesana. Luar Biasa :)


Sabtu, 07 Januari 2017

Lelaki kelakku itu adalah kamu

Sesaat selepas kamu memelukku erat dan mencium keningku cukup lama,.......

Ada rangkain kalimat yang berulang kamu sampaikan, iya...berulang. Dimana sebelum-sebelumnya kamu sudah pernah sampaikan ke aku. Sampai akhirnya aku begitu hapal, :)

"Mas tenang banget kalau ada Mama. Mas suka panik, emosional kalau ga ada Mama, Mama itu menenangkan Mas. Mas sering banget ya ngerepotin Mama, kebalik ya, bukannya Mas yang tenangin Mama, bukannya Mas yang banyak bantu Mama. Tp malah Mas yang sering repotin Mama, Mas yang selalu curhat, mengeluh. Maafin Mas ya sayang"

----

Kamu, Lelaki kelakku yang beberapa tahun lalu tertulis tanpa nama. Hanya aku sebut dan tertulis 'Lelaki Kelakku'. Tiga tahun ini aku telah bersama kamu. Tak banyak kalimat aku dapat sampaikan ke kamu, sering terdiam dan seperlunya terkadang. Entah, apa yang ada dalam pikir dan hatimu melihat perilaku ku yang seperti itu. Tidak banyak bercerita panjang lebar, tidak banyak berkeluh kesah kepada kamu. Sempat kamu bertanya 'kenapa Mama jarang cerita-cerita ke Mas?' dan pertanyaan sejenisnya. Lagi dan lagi, aku hanya tersenyum dan sampaikan 'ngga, mau cerita apa ya, he he he'.
Terkadang, ya aku sangat ingin bercerita ini itu apakah itu masa kecilku, masa remajaku, masa kiniku -seperti apa saja aktivitas ku seharian td atau kemarin, cerita tentang pekerjaanku atau apa sajalah. Namun aku seperti enggan saja, aku merasa waktu yang ada sangat lebih menyenangkan mendengar kamu bercerita, berkisah. Mulai cerita mas TK kamu, masa SD, SMP,SMA, kuliah, organisasi pecinta alam kamu, masa pengalaman kerja kamu sebelum2nya dan bahkan cerita soal bbrp mantan kamu jg pernah kamu ceritakan. Bagiku  itu lebih menyenangkan, ketimbang aku yang bercerita, terkecuali kamu yang meminta aku untuk bercerita,

Kamu, Lelaki kelakku yang banyak hal tak kuduga tentang kamu.
....bersambung

----