TR

TR

Jumat, 23 Januari 2015

-Jogja-

Berada di kota ini, hari in. Tak lama... seperti yang sdah-sudah, hanya sejenak dan bukan untuk hitungan berari - hari. Hanya hitungan jam dan paling lama pun 1 malam menginap.

Kota Jogja adalah kota impianku sejak SD. Kuliah di Jogja dan mengisi masa muda ku di kota ini. Begitulah harapanku 'dulu' saat masa kanak ku. Cita-cita tetap aku upayakan dan aku raih untuk dapat melanjutkan perjalanan hidup selepas lulus Dimploma 3, bermaksud melanjutkan ekstensi Strata 1 di UGM. Namun Allah berkehendak dan merencanakan yang lain untuk aku. Aku tidak lulus saat ujian S-1. Sangat kecewa, dan itu kekecewaan mendalam selama usia ku saat itu (21 tahun). Begitu mendalam-sangat.

Yah dan saat ini ...9 tahun sudah berlalu, semakin aku memahami bahwa inilah perjalanan yang Allah sediakan untuk aku, jauh lebih baik aku yakin itu. Aku bahagia, sangat bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan untuk aku. KetentuanNya jauh lebih membahagiakan ketimbang sekedar rencana-rencana ku yang begitu pasti penuh keterbatasan ini.

Aku bersyukur apa yang aku harapkan dapat tercapai, yah berkunjung berkali kali ke kota Jogja ini. Saat ini adalah untuk keperluan pekerjaan. Dan semua biaya hidup dan perjalanan dtanggung oleh perusahaan. Begitu KEREN dan HEBAT nya DIA. DIA tak ingin  aku 'repot' hidup di kota ini. Dan DIA sudah sediakan kapan waktu yang tepat aku berada berkunjung ke kota ini.

ALhamdulillahirrabilalamiin. Semua ini penuh makna, penuh arti. Terimakasih Allah, Terimakasih atas curahan kasih Mu, Cinta Mu.

Senin, 19 Januari 2015

Tak Sekedar perlu yang Baik jika untuk kamu....

"....memerlukan pendamping", ya aku tahu itu. Apalagi di usia yang sudah tidak muda lagi, 33 tahun. Mungkin buat beberapa orang tidak terlalu menjadi suatu persoalan, belum menikah pada usia 33 tahun, apalagi itu untuk laki-laki. Hanya terlepas hal itu menjadi persoalan atau tidak, tetap saja kehadiran seorang pendamping tetap dibutuhkan.

Dan kamu, aku berharap dipilihkan seorang perempuan yang begitu spesial dan luar biasa, yang sholehah, kuat, gigih nan lembut dari Allah. Karena aku tahu telah begitu sangat lelah menjalani hari demi hari dalam perjalanan kamu. Masa kanakmu, masa menuju remaja mu, masa remaja mu dan masa dewasa mu kini. Berharap kamu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam langkah - langkah kedepan kamu. Aku yakin kamu pasti bisa, aku yakin kamu bisa. Allah selalu membersamai, kamu yg tetap semangat dan tenang. Buat Emak dan Bapak bahagia, buat di ujung senja usia nya tersenyum tenang.

Terimakasih untuk banyak hal yang sudah kamu ajarkan ke aku, arti tenang, arti kesederhanaan, arti perenungan, arti perjalanan, arti kewajiban sebagai istri, arti kewajiban sebagai hambaNya, arti 'nrimo',

Aku hanya bisa doakan kamu..... seperti yang aku bilang tadi, harapan-harapanku.


Sabtu, 17 Januari 2015

Ingin ke Kediri sendiri saja

Ga tahu kapan bisa tercapai, pergi ke Kediri sendirian saja. Ya. hanya sendiri, menikmati udara nya, yang tentu sudah tak sama dengan 20 tahun lalu. Dan yang tentu suasana yang sudah jauh berbeda dengan dahulu saat masa kanak ku. Aku ingin sendiri agar tak ada yang mengenaliku, agar aku benar-benar menikmati dan flash back masa kanak ku. Masa yang sangat membahagiakan, berlari bebas, tertawa tanpa batas pikiran beban apapun. 
Bersepeda tak tentu arah, sekuat kaki ini mengayuh, disanalah 'berhenti' . Yah masa kanak yang bahagia, ceria di kota itu. Menikmati sawah, berlarian di kebun tebu milik orang lain-tak luput jg mencabut tebu tanpa seijin yang empunya. Masuk menelusuri sungai memburu kepiting, yuyu dan hewan sejenisnya, sekedar untuk membahagiakan diri. Seperti itulah tingkat bahagia ku, cukup bisa berlari tanpa mengenakann sandal, cukup tidak adayg mengomeli saat hujan-hujanan di luaran rumah, saat bisa menaiki pohon mangga hingga ujung nya, dan sejenak bersantai di dahan pohon mangga atau jambu terkadang yang sering aku naiki.

Ingin sendiri saja kesana, berdiam di beberapa tempat. Sekedar memutar kenangan lalu. Mungkin menyewa sepeda motor atau menggunakan transportasi apa saja yang bisa mengantarkan ku untuk sejenak mengenang bagian per bagian masa kanak ku.

Ingin sendiri saja ke kota itu, bukan tak merindukan sahabat-sahabat saat masa kanak dulu, namun ini memang moment untuk aku hanya untuk aku. Tak untuk memperbincangkan siapapun bahkan masa saat sekarang. Hanya aku dan masa kanak ku. Mungkin ada harap berkunjung k Guru masa SD ku, sudah itu saja.

Kesana apalagi jika ada acara "jaranan" heheee... hm aku pasti sangat bahagia. Bau menyan yang khas dan dandanan para personil jaranan yang gak kalah keren nya dengan dandanan para artis.

Tentu tak lupa kuliner nya, bakso, nasi pecel, rujak cingur, soto prapatan sukorame dan semua yang ada di sana, jika tak terpenuhi dalam wadah perutku.... ya tak apa cukup aku melewati saja sepertinya sudah bahagia.

Ingin ke Kediri sendiri saja, :)