TR

TR

Jumat, 26 April 2013

tidak untuk berlebihan

merasa sesuai (dengan apapun itu)?
merasa bahagia (dengan apapun itu)? 
merasa sedih (karena apapun itu)? 

Memohon - tetap berlindung kepada Allah akan segala kekeliruan rasa dan fikir,
Aku, hanya hamba yang sangat begitu lemah atas segala nikmat, kebahagiaan, mudah lena, padahal belum bisa diketahui hakikat bahagia dan kesenangan dunia yang sedang dirasa dan dilalui.
Pun sebaliknya, lekaslah bangkit kala segala ujian dan kesedihan hadir, percayalah semua ada pesan dan makna yang tersampaikan.

Sabar, sabar ya.....

Kamis, 25 April 2013

Ngga banget deh kayak nya

Duuuhhh ampun lah,

Nggaaaaaaaaaaaa bangeeeeeeeeeeeeettttttttttttttttttttttttttttttt

C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T C O R E T

:D


hahahaaaaaaaaaaaaaa
ternyata seru klipnya, kacauuu LUCU
*baru lihat deh , hadddeeh

Kereeeenn

Tipe-X salam Rindu




tipe-X pesta


..........
Teriak yang keras ini waktunya berpesta
Singkirkan mereka yang tak inginkan kita
Dan nikmati karena mungkin hanya malam ini kita bersama
Gak perlu lagi pake mikir-mikir
Yang gak suka silahkan minggir
Genggam erat tangan kita bersama dan terbang melayang
Menari-nari kita menari bernyanyi sesuka hati
Terbang ke tempat yang paling tinggi di sini

tipe-X Pria Tampan

Hahaaahaaa.... 

Tipe-X memang tetep assssssssssseeeeeeeeeeeeeeeeeeeeekkkkk


Tidak itu Ngga, dan bisa juga diartikan Ora

ga suka banget deh kayak gini

Dan aku akan mengomentari - menjawab; "TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK"
"NGGGGGGGGGGGGGGGGAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK"
  "ORRAAAA" usah aneh - aneh!!!!!

Dan cukup bergumam "Oh ternyata ada," hee he heee

dan memang benar (kata seseorang teman) "sebenernya itu ya kalau masalah 'rasa' bukan karena dia itu punya kelebihan ini atau itu dan atau dia itu baik atau kurang baik atau apalah sejenis nya itu, tapi lebih ke "dia tu aku banget deh" kurang lebih kayak gitu"

Jadi memang ga ada alasan sebenarnya untuk memiliki rasa terhadap seseorang. Karena sangat "unik".
Belum tentu ganteng/cantik, smart, baik, "taat" , etc , lalu buat kita ada rasa sama dia
Memang musti dibedakan ya antara "rasa" dan "kagum"

Lha kalau aku kok jarang dari kagum trus ada rasa. Soale kalau kagum itu lebih ke kagum aja gitu, kalau rasa bagiku itu sulit diungkapkan dan entah apakah bisa terungkap atau tidak. Jarang banget lah gitu,

Dadi, intine opo?
Mboh Ora eroh.... hoohohohiiihhhehuuhohaaaaaaaaaaa

*terjaga dimalam hari, saat mengingat potongan potongan baja tower yg seperti melayang layang seolah berkata "ayo tolong dihitung ini berat ku", kemudian disusul kabel-kabel grounding yang seolah berkata "aku ini berapa meter ya", sang semen, pasir dan koral ga mau kalah "berapa volume aku"
Haduuuuuuuuuuuuuh kaliaaaaaaaaaaaaaaan aaaaaaaaaaaarggggggggggggghhhhh, kerjaaaa kerjaaaaa.......

#dan waktu sudah menunjukkan puku 01:39 (isuk)



Minggu, 21 April 2013

Sosok itu layaknya seorang tokoh dalam novel_02

.................


*sumber: warta kota (maaf... TR belum sempat ambil gambar )
 Tibalah sudah ia di salah satu terminal ibu kota 'Jakarta',
.................. lama tak menghirup udara kota,
Udara penuh asap kendaraan-entah metromini, motor, mobil mewah sampai dengan container - container besar yang berlalu lalang. Udara kota yang identik dengan "perjuangan dan kerasnya kehidupan",

Dalam tenangnya, ia kembali melangkah tanpa lelah, biarpun sebenarnya ia hampir rebah. Ah tidak, perjalanan insyaAllah masih panjang___ teringatlah ia dengan lekukan lekukan garis di wajah kedua orang tuanya. "Emak,... dan Bapak sudah mulai senja, semoga upaya ku kali ini diridhoi oleh Nya, semoga apa yang diharapkan Emak dan Bapak terwujud dan harapan mereka terus menjadi doa untuk ku"

Sejenak terdiam dan duduk di sudut terminal ditemani sebotol air mineral dingin, air mineral yang perlu berpikir 2 kali kala ia akan membeli nya, karena uang yang begitu pas-pasan yang ia miliki. Tapi apa mau dikata, tenggorokan sudah mulai diakrabi dengan rasa dahaga.
Kembali melamunkan banyak hal. Hingga sudah tak kuat lagi rasanya untuk "bangun", bangun dari lamunan dan impian. Mungkin lamunan yang terlalu berat, ataukah banyaknya keinginan yang sebenarnya tidak terlalu penting untuk diinginkan. Atau memang ia sedang menjadi lelaki galau (LeGaL-Lelaki Galau)

Tiga hari sudah ia kembali di ibu kota, bertinggal di kost kost-an. Tempat kost bukan dengan status "lunas" atau "hutang". Tapi status yang sementara ini cukup  untuk menyegarkan isi kantong nya, tempat kost dengan status "nebeng". Bersyukur, seorang teman berbaik hati dan memahami kondisi nya.

Malam ini ia beristirahat lebih awal, agar keesokan hari bisa memenuhi pertemuan yang telah disepakati. Pertemuan dengan Bapak pemilik konsultan, ya..singkat kata, ia akan "melamar pekerjaan di tempat Bapak itu" , selain ia telah secara global menyampaikan "proposal - ide" nya melalui email. Proposal yang ia susun saat ia berada di desa nya.


............bersambung











merindukan

memang terasa berat saat itu,
tapi............
Tuhan, semua terasa tenang, mungkin hanya aku yg merasakan itu.
Jiwaku yang merasakan seperti itu,
walau mungkin jasad - fisik - wajah ku terasa begitu lelah
Tak nampak ada nya ketenangan dan bahagia.

Nyata semua itu "menenangkan"


Selasa, 16 April 2013

"Pasti Ada, dan Tak sedikitpun tertukar"

Salah satu status seorang teman "InsyaAllah tak tertukar...."
Inspiratif kawan,

Dan memang yakinlah, bahwa semua telah ditentukan, tak akan pernah tertukar. Tetap lah berupaya sebaik mungkin, yang terbaik.

Tenanglah,
_____



Tutup Warung

Warungna tutup heula nya'

_____________________________________________

Minggu, 14 April 2013

Sosok itu layaknya seorang tokoh dalam novel_01

Perjalanan kehidupan ini,
Perjalanan kisah seseorang, kamu, aku, dia, siapalah itu
Layaknya kisah-kisah dalam Novel
Kisah Lelaki itu

Dan lelaki itu,..... "Sang LeLang",

Kepergiannya dari sebuah desa ke kota, saat ini memang tak membawa banyak hal yang berarti, tak banyak perubahan besar dalam suatu kota besar dimana tempat ia merantau.

Tak membuatnya berpatah harapan,suatu saat nanti akan membawa arti besar, terutama untuk keluarga nya di desa. Keluarga yang selalu mendoakanya dengan berbagai harapan impian, tak lain adalah kedua orang tua nya. InsyaAllah,

Bukit dan air terjun di desa nya sementara menemani nya saat ia sedang menenangkan pikiran kala sejenak pulang ke desanya. Kala semua upaya perantauan kemarin terasa belum juga mencapai hasil yang diimpikannya.

Tak membuatnya menyerah, pergi kembali ke kota unutk terus berjuang. Dengan keyakinan dan bermodal "tawakal". Satu kata yang penuh makna,

........ bersambung