TR

TR

Senin, 24 Desember 2012

we are everywhere......

we are everywhere_21st Dec 2012 |tr|


lengkap dan tak lengkap

selalu saja ingin lengkap, begitukah?
sudah lengkap, masih saja ada yang kurang
'lho' belum lengkap juga berarti (-_-)' 

yah,,, lengkap secara kasat mata akan terlihat "lengkap"

aaaaarrgh apapun itu, 

sudahlah bersyukur dengan apa yang telah ditentukan, yakinlah nikmat itu akan bertambah, akan terus dilengkapi dan dilengkapi, lengkap sesungguhnya saat jiwa merasa tentram.
Sabarlah, sabar, sabar,...

Belajarlah dari perjalanan kemarin, kiranya pun belum cukup sabar itu
Hingga terus diuji kembali, ayolah lebih bersabar lagi,,,

Tak harus menjadi lengkap, jika lengkap hanya melenakanku
Namun, kiranya bisakah ku memohon Allah
Berharap semoga dapat lengkap dan bersama sama lulus dalam ujian kesabaran, aamiin,
Pintaku tetap ku harap agar lengkap hadir untukku ya Allah, aku hanya hamba yang sangat banyak salah, namun kepada siapa lagi selain kepadaMu aku meminta untuk kebaikan dunia dan Akhirat ku,

|keep fight till the end|

Kamis, 13 Desember 2012

Lingkungan

Benar-benar terasa, ternyata lingkungan itu berpengaruh banget
Karena disana lah kita mengenal orang lain
Disana juga kita banyak masukan , banyak melihat, banyak mendengar

Dan disana juga......................
ning nong.....

Selasa, 11 Desember 2012

2 0 0 7

2007 itu penuh dengan kenangan bagi aku

walau sekarang yang lagi nge trend itu 2003 - nge trend bagi para pedagang dan  pecinta gorengan di Bandung

" 'Mang Sabaraha ieu gorengan?"
"Dua rebu tilu neng"
"Sugan dua rebu opat keneh mang!" *sambil nyengir tawar --> nyengir dengan maksud nawar (-_-)

 yach ga masalah walau 2007 ngga se-nge trend dan juga ngga jadi favorite buat si 'mang gorengan, tapi bagi ku 2007 tetap mendalam dengan banyak kenangan yang beraneka macam ragam dengan ciri khas  bulan masing-masing,

Dalam 1 tahun, hampir 12 kenangan, bisa dibilang setiap bulan memiliki kenangan yang mendalam *ciyuuzz?..miyapa? (mie kirin kamu yg ___ hhmz..)

2007 aku mengingatmuuuuuuuu..... dan kini di akhir 2012 ku

Perjalanan kehidupan, 
Dari satu ketentuan menuju ketentuan berikutnya, Alhamdulillah ya Allah,

Sabtu, 08 Desember 2012

sudah lama tidak akrab dengan 'tenang'

Aku ngrasa akhir-akhir ini tidak akrab dengan diriku dengan ke 'tenang' an
memang beda tipis antara 'tenang' dan 'lelah'
yang bisa merasakan hanya diri sendiri

Yakin Allah pasti kasi yang paling baik buat aku.

Maafkan aku ya Allah,
Aku seperti terbentur karena diriku sendiri yang membenturkannya
Mohon beri jalan, mohon beri kekuatan, mohon kemudahan dari Mu semata

Aamiin

Minggu, 02 Desember 2012

Bismillah... :) semangat lagi TR.. ayooo

Bismillahirrahmanirrahim,,,

Alhamdulillah yang tadinya sangat terkantuk kantuk, lambat laun mulai "melek" lagi
Dan 'ga ada terlambat' , usia insyaallah masih diberi kesempatan oleh Allah,
Jadi.... aku akan terus berupaya.......................
InsyaAllah bisa, ^_^ ssiip ssiip sssiiipppp


Sabtu, 01 Desember 2012

Minggu, 25 November 2012

hhooo... tempat sampah???


Saat kamu udah mulai jadi tempat sampah,

please deh eeeaaa, kamu harus berpikir "waras"

Jadi tempat sampah itu, saat cuma dikasi gaenak nya doang, hheeeheeeheee..... hhuahaaahiiihooho ##%&(+_(&%$@!@$^*)++":/.,.;'/[]]":?,./;[-=

kalau kamu ngga suka atau hal apapun yang bikin ngga pas ama selera kamu, seringnya dibuang ke tempat sampah,
nah sama juga kalau kamu dah diperlakukan sebagai tempat sampah, dddeeeuh jauh jauh deeeeh, mendingan tu orang ga usah ada sekalian!

Dan tolong bilang "cari deh tong sampah yang laen" yang masih menampung segala ke tidak enakan,

(-_-)v


bla... bla... bla....


Sabtu, 24 November 2012

?

sangat - sekali - tapi pas

biasa saja, tapi kok manis
selera yang aneh


mendingan pertimbangkan baik-baik


Kemarin ketemu sama sahabat yang lama sudha tidak bertemu, dia cerita kalau 4 bulan lagi mau menikah..... (seneng dapat kabar nya)
Nah, ditengah cerita dia bilang, kalau dari pihak orang tua 'calon' nya itu kurang "sregh" sama dia, karena pendidikan terakhir nya sebatas SMA, ya terus aku bilang "kamu tinggal kuliah lagi aja, apa ribet nya"

kemudian berlanjut bahwa sekarang masalah nya bukan itu, dia bilang "masalahnya dari diriku sendiri, kalau aku sendiri ngrasa kurang mantap sama 'calon' ku "

wah ribet juga ni orang, pikirku.....

"Yang pasti kamu harus pikirkan bener-bener, pertimbangkan baik-baik,,, minta petunjuk Nya"

melihat cerita sahabat aku tadi, memang kadang menjadi sesuatu yang membimbangkan., saat udah mau nikah, eh ada kebimbangan hadir, waaaaawhhh......

ya buat temenku tadi ; semoga selalu dalam keadaan okay yach kamu,

Selasa, 20 November 2012

masalah?? penting ya? trus harus bilang "wow" ????

Aneh ya, aku ga pernah ngerti deh
Orang ko ga jelas banget, pengen tahu aja urusan, maksud, dan kepentingan orang lain
Emang kamu Team KPK ? team Panwaslu ? wakil kepresidenan ?
eeeeaaa bukaaan juga laaaah yaaa

Terus masalah buat kamu kalau diem ga ngurusin orang laen
Bawaan nya jelekin, bikin berita ga bener, mempengaruhi orang ber-kesan ngga baik ke orang lain,

Kecewa sih boleh boleh aja,
tapi ngga juga lah ya sampai menyampaikan berita yang NGARANG

Ya kalau ga berhasil sih, ya terima aja deh

Belum tentulah apa yang kita inginkan semua itu bisa tercapai,

dah lah jangan ke PD an juga, GR banget sih

*ini yang nulis lagi emosi , lagian ada juga org ga jelas ky gitu

hhhahaaaaaaaaaaahaaa.....hhhaaddeeeh
asssseeeeek eeeeeeeeeaaaaaaaaaaaa

Sabtu, 17 November 2012

manis :-(


Manis

Pas, ga kurang ga lebih

hay,

hellow

dan

assalamualaikum,

buat kamu yang manis

Jumat, 16 November 2012

denger lagu - lagu malaysia..hhohoo

hhhehhhehiihoohoo

seru nih denger2 lagu-lagu malaysia jaman2 dulu SD - SMP,
(dulu inget bgt kalau aku suka lagu2 begini, ada yang katain  kampungan lah, etc... :p )

assseeeeekkk.... lanjuutt.................----->


Kamis, 15 November 2012

emang paling ribet kalau ga tulus

|$^&*()++)(*~`~!@#":>,./;[]=-!!!*&^#$!@#```~_++_+?";.,/"}{\\

Aa\\\mpppun ampunaaaann

hakikatnya kembali lagi pada penghargaan diri, kurasa ya kalau ga ngrasa banyak keinginan untuk dihargai atau diperhatikan, santai aja tuh,
brarti ga tulus klo kayak gt, tapi kan beda tipis juga akhirnya anatara tulus dan tdk perduli, hieehhehooheee

dibuat santai sebenernya bisa loh, ribet amat urusan jadinya kalau ga tulus,
tulus salah satu bagian letak ketenangan,

Minggu, 11 November 2012

Keutamaan Iffah dan Bersabar Kategori: Majalah AsySyariah Edisi 061

(ditulis oleh: Al-’Allamah Asy-Syaikh Abdurrahman ibnu Nashir as-Sa’di)
Abu Sa’id al-Khudri z menyampaikan sabda Rasulullah n yang mulia:
وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ، وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللهُ، وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ
“Siapa yang menjaga kehormatan dirinya—dengan tidak meminta kepada manusia dan berambisi untuk beroleh apa yang ada di tangan mereka—Allah l akan menganugerahkan kepadanya iffah (kehormatan diri). Siapa yang merasa cukup, Allah l akan mencukupinya (sehingga jiwanya kaya/merasa cukup dan dibukakan untuknya pintu-pintu rezeki). Siapa yang menyabarkan dirinya, Allah l akan menjadikannya sabar. Tidaklah seseorang diberi pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Al-Bukhari no. 1469 dan Muslim no. 2421)
Hadits yang agung ini terdiri dari empat kalimat yang singkat, namun memuat banyak faedah lagi manfaat.
Pertama: Ucapan Nabi n:
وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ
“Siapa yang menjaga kehormatan dirinya—dengan tidak meminta kepada manusia dan berambisi untuk beroleh apa yang ada di tangan mereka—Allah l akan menganugerahkan kepadanya iffah.”
Kedua: Ucapan Nabi n:
وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ
“Siapa yang merasa cukup, Allah l akan mencukupinya (sehingga jiwanya kaya/merasa cukup dan dibukakan untuknya pintu-pintu rezeki).”
Dua kalimat di atas saling terkait satu sama lain, karena kesempurnaan seorang hamba ada pada keikhlasannya kepada Allah l, dalam keadaan takut dan berharap serta bergantung kepada-Nya saja. Adapun kepada makhluk, tidak sama sekali. Oleh karena itu, seorang hamba sepantasnya berupaya mewujudkan kesempurnaan ini dan mengamalkan segala sebab yang mengantarkannya kepadanya, sehingga ia benar-benar menjadi hamba Allah l semata, merdeka dari perbudakan makhluk.
Usaha yang bisa dia tempuh adalah memaksa jiwanya melakukan dua hal berikut.
1. Memalingkan jiwanya dari ketergantungan kepada makhluk dengan menjaga kehormatan diri sehingga tidak berharap mendapatkan apa yang ada di tangan mereka, hingga ia tidak meminta kepada makhluk, baik secara lisan (lisanul maqal) maupun keadaan (lisanul hal).
Oleh karena itu, Rasulullah n bersabda kepada Umar z:
مَا أَتَاكَ مِنْ هذَا الْمَالِ وَأَنْتَ غَيْرُ مُشْرِفٍ وَلاَ سَائِلٍ فَخُذْهُ, وَمَا لاَ فَلاَ تُتْبِعْهُ نَفْسَكَ
“Harta yang mendatangimu dalam keadaan engkau tidak berambisi terhadapnya dan tidak pula memintanya, ambillah. Adapun yang tidak datang kepadamu, janganlah engkau/menggantungkan jiwamu kepadanya.” (HR. Al-Bukhari no. 1473 dan Muslim no. 2402)
Memutus ambisi hati dan meminta dengan lisan untuk menjaga kehormatan diri serta menghindar dari berutang budi kepada makhluk serta memutus ketergantungan hati kepada mereka, merupakan sebab yang kuat untuk mencapai ‘iffah.
2. Penyempurna perkara di atas adalah memaksa jiwa untuk melakukan hal kedua, yaitu merasa cukup dengan Allah l, percaya dengan pencukupan-Nya. Siapa yang bertawakal kepada Allah l, pasti Allah l akan mencukupinya. Inilah yang menjadi tujuan.
Yang pertama merupakan perantara kepada yang kedua ini, karena orang yang ingin menjaga diri untuk tidak berambisi terhadap yang dimiliki orang lain, tentu ia harus  memperkuat ketergantungan dirinya kepada Allah l, berharap dan berambisi terhadap keutamaan Allah l dan kebaikan-Nya, memperbaiki persangkaannya dan percaya kepada Rabbnya. Allah l itu mengikuti persangkaan baik hamba-Nya. Bila hamba menyangka baik, ia akan beroleh kebaikan. Sebaliknya, bila ia bersangka selain kebaikan, ia pun akan memperoleh apa yang disangkanya.
Setiap hal di atas meneguhkan yang lain sehingga memperkuatnya. Semakin kuat ketergantungan kepada Allah l, semakin lemah ketergantungan terhadap makhluk. Demikian pula sebaliknya.
Di antara doa yang pernah dipanjatkan oleh Nabi n:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, iffah, dan kecukupan.” (HR. Muslim no. 6842 dari Ibnu Mas’ud z)
Seluruh kebaikan terkumpul dalam doa ini. Al-huda (petunjuk) adalah ilmu yang bermanfaat, ketakwaan adalah amal saleh dan meninggalkan seluruh yang diharamkan. Hal ini membawa kebaikan agama.
Penyempurnanya adalah baik dan tenangnya hati, dengan tidak berharap kepada makhluk dan merasa cukup dengan Allah l. Orang yang merasa cukup dengan Allah l, dialah orang kaya yang sebenarnya, walaupun sedikit hartanya. Orang kaya bukanlah orang yang banyak hartanya. Akan tetapi, orang kaya yang hakiki adalah orang yang kaya hatinya.
Dengan ‘iffah dan kekayaan hati sempurnalah kehidupan yang baik bagi seorang hamba. Dia akan merasakan kenikmatan duniawi dan qana’ah/merasa cukup dengan apa yang Allah l berikan kepadanya.
Ketiga: Ucapan Nabi n:
وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللهُ
“Siapa yang menyabarkan dirinya, Allah l akan menjadikannya sabar.”
Keempat: Bila Allah l memberikan kesabaran kepada seorang hamba, itu merupakan pemberian yang paling utama, paling luas, dan paling agung, karena kesabaran itu akan bisa membantunya menghadapi berbagai masalah. Allah l berfirman:
“Mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat.” (Al-Baqarah: 45)
Maknanya, dalam seluruh masalah kalian.
Sabar itu, sebagaimana seluruh akhlak yang lain, membutuhkan kesungguhan (mujahadah) dan latihan jiwa. Karena itulah, Rasulullah n mengatakan: وَمَنْ يَتَصَبَّرْ  “memaksa jiwanya untuk bersabar”, balasannya: يُصَبِّرهُ اللهُ  “Allah l akan menjadikannya sabar.”
Usaha dia akan berbuah bantuan Allah l terhadapnya.
Sabar itu disebut pemberian terbesar, karena sifat ini berkaitan dengan seluruh masalah hamba dan kesempurnaannya. Dalam setiap keadaan hamba membutuhkan kesabaran.
Ia membutuhkan kesabaran dalam taat kepada Allah l sehingga bisa menegakkan ketaatan tersebut dan menunaikannya.
Ia membutuhkan kesabaran untuk menjauhi maksiat kepada Allah l sehingga ia bisa meninggalkannya karena Allah l.
Ia membutuhkan sabar dalam menghadapi takdir Allah l yang menyakitkan sehingga ia tidak menyalahkan/murka terhadap takdir tersebut. Bahkan, ia pun tetap membutuhkan sabar menghadapi nikmat-nikmat Allah l dan hal-hal yang dicintai oleh jiwa sehingga tidak membiarkan jiwanya bangga dan bergembira yang tercela. Ia justru menyibukkan diri dengan bersyukur kepada Allah l.
Demikianlah, ia membutuhkan kesabaran dalam setiap keadaan. Dengan sabar, akan diperoleh keuntungan dan kesuksesan. Oleh karena itulah, Allah l menyebutkan ahlul jannah (penghuni surga) dengan firman-Nya:
Dan para malaikat masuk kepada tempat-tempat mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan), “Keselamatan atas kalian berkat kesabaran kalian.” Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (Ar-Ra’d: 23—24)
Demikian pula firman-Nya:
“Mereka itulah yang dibalasi dengan martabat yang tinggi dalam surga karena kesabaran mereka….” (Al-Furqan: 75)
Dengan kesabaranlah mereka memperoleh surga berikut kenikmatannya dan mencapai tempat-tempat yang tinggi.
Seorang hamba hendaklah meminta keselamatan kepada Allah l, agar dihindarkan dari musibah yang ia tidak mengetahui akibatnya. Akan tetapi, bila musibah itu tetap menghampirinya, tugasnya adalah bersabar. Kesabaran merupakan hal yang diperintahkan dan Allah l-lah yang menolong hamba-Nya.
Allah l menjanjikan dalam kitab-Nya dan melalui lisan Rasul-Nya bahwa orang-orang yang bersabar akan beroleh ganjaran yang tinggi lagi mulia.
Allah l berjanji akan menolong mereka dalam semua urusan, menyertai mereka dengan penjagaan, taufik dan pelurusan-Nya, mencintai dan mengokohkan hati serta telapak kaki mereka.
Allah l akan memberikan ketenangan dan ketenteraman, memudahkan mereka melakukan banyak ketaatan.
Dia juga akan menjaga mereka dari penyelisihan.
Dia memberikan keutamaan kepada mereka dengan shalawat, rahmat, dan hidayah ketika tertimpa musibah.
Dia mengangkat mereka kepada tempat-tempat yang paling tinggi di dunia dan akhirat.
Dia berjanji menolong mereka, memudahkan menempuh jalan yang mudah, dan menjauhkan mereka dari kesulitan.
Dia menjanjikan mereka memperoleh kebahagiaan, keberuntungan, dan kesuksesan.
Dia juga akan memberi mereka pahala tanpa hitungan.
Dia akan mengganti apa yang luput dari mereka di dunia dengan ganti yang lebih banyak dan lebih baik daripada hal-hal yang mereka cintai yang telah diambil dari mereka.
Allah l pun akan mengganti hal-hal tidak menyenangkan yang menimpa mereka dengan ganti yang segera, banyaknya berlipat-lipat daripada musibah yang menimpa mereka.
Sabar itu pada mulanya sulit dan berat, namun pada akhirnya mudah lagi terpuji akibatnya. Ini sebagaimana dikatakan dalam bait syair berikut.
وَالصَّبْرُ مِثْلُ اسْمِهِ مُرٌّ مَذَاقَتُهُ
لَكِنَّ عَوَاقِبَهُ أَحْلَى مِنَ الْعَسَلِ
Sabar itu seperti namanya, pahit rasanya
Akan tetapi, akibatnya lebih manis daripada madu.
Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.
(Diterjemahkan Ummu Ishaq al-Atsariyyah dari kitab Bahjatu Qulubil Abrar wa Qurratu ‘Uyunil Akhyar fi Syarhi Jawami’il Akhbar, hadits ke-33, hlm. 9l—93, Al-’Allamah Asy-Syaikh Abdurrahman ibnu Nashir as-Sa’di t)

Jumat, 09 November 2012

Senin, 05 November 2012

Minggu, 04 November 2012

Ayo terus berkarya dan menjadi manfaat


Saat ini dalam usia 27 tahun menjelang 28 tahun, masih banyak banget yang seharusnya bisa dikaryakan,
Ddeeeh sayang bener deh kalau hidup cuma dibuat mikirin yang sebenernya ngga nguntungin, nguntungin diri sendiri aja ngga, palagi buat orang lain, sedangkan kita sebagai hamba sudah seharusnya menjadi manfaat buat orang lain, menjadikan jalan kemudahan untuk sesama

Lha kalau buat sendiri nya aja ruwettt, mu bisa jadi jalan kemudahan bagi yang lain gimana, (-.-)'
Kehidupan itu ngga sebatas kesenangan, keidealan, kebahagiaan aja lah ya, kehidupan ngga lepas juga ada kesedihan, kesendirian, kesabaran, keperihan (hiks) ya begitulah , berbagai kombinasi rasa dalam kehidupan,

Enjoy it!

Sempet sih tadi pas jalan-jalan lihat keidealan orang lain, hhmm tapi segera aku enyahkan rasa rasa yang menjadikan hati perii, :'-) ..... karena kalau dilanjutkan bawaan nya sediiiiy,

Dan dengan cara NYA, pasti DIA tahu apa yang aku pikirikan saat melihat banyak pasangan muda bersama anak2 nya Balita gitu jalan-jalan dan yach happy lah ku lihat,
kala aku tengok anak-anak perempuan berkerudung dan mengenakan pakaian sangat sopan,  dan aku bertanya ke salah satu dari mereka "dari sekolahan ya dik?" kemudia muslimah kecil itu menjawab "dari panti~dengan senyum yang sangat menyejukkan aku,..."
 "panti?... oh iya sayang panti dimana nak, sama siapa kesini?"
kemudian muslimah kecil itu menjawab "PYI di pasteur, sama akhwat-akhwat yang lain :) "

~~~~~ rasanya hati ku ini seperti diingatkan oleh NYA arti sebuah rasa syukur, "PANTI ASUHAN" mereka tanpa kedua orang tua nya, ya Allah :'-( ~~~~

Dan coba renungin lagi deh, Allah tuh udah bener2 kasi yang terbaik dengan kondisi saat ini, belum tahu aja nanti indah nya..... :-p , pecayalah,

Dan, sekarang kembali kumpulkan semangat lagi untuk berkarya dan menjadi manfaat untuk banyak orang, menjadi jalan kemudahan untuk sesama, ngga usah ribet dengan diri sendiri,

Siiipppp, BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM,


Minggu, 28 Oktober 2012

Sabtu, 27 Oktober 2012

Terus belajar yaa

Jangan terlena dengan apa yang sudah kita bisa,

Haddddeeeh padahal sama sekali belum seberapaaaaa nyaaaa,

Banyak banget yang harus dipelajari


\(^_^)/

Minggu, 21 Oktober 2012

Tenang, yang tenang, yang tenang,__

Memang teramat berat kali ini begitu aku rasa, :'(

Ya Allah, cukupkan hanya Engkau bagiku, dan hanya kepadaMu aku memohon perlindungan serta ampunan, hanya kepadaMu aku memohon dan meminta,

Masih ingatkah saat segala permasalahan silih berganti hadir, dan apakah masih ingat apa yang dirasakan,
Kala Allah senantiasa membimbing tiada henti terus memberikan petunjuk,

Bangkit dan terus berjuang,
ya aku harus seperti itu, semoga kekuatan senantiasa tak bosannya Dia beri untukku,
Tenangkan hati, tenangkan jiwa, Dia ada dan Dia sayang sama semua hambaNya
Percayalah,

Allah, terimakasih untuk semua nya, kebahagiaan yang tak henti pun Engkau beri,
Pada suatu titik kembali aku merenungkan hakikat perjalanan ku lagi
Begitu indah Kau atur segala perjalanan ini, dan sesungguhnya tak perlulah aku khawatirkan akan perjalanan ini semua, padahal Engkau telah begitu jauh lebih Mengetahui akan semuanya,

Engkau tahu akan sepi ku, Engkau Maha tahu akan segala rasa lelah ini
Engkau jauh lebih Memahami akan segala kelemahan aku,
Aku dalam sendiri ku, aku dalam ketidak mampuan ku tanpa teman hidup dan teman berbagi
Aku tidak ingin Rabb berbagi dengan sembarangan orang, apa lagi laki-laki

Aku ngga perlu khawatir dengan segala yang aku butuhkan, karena Engkau jauh lebih memahami itu ya Ya Allah, 
Semua akan hadir dalam waktu yang tepat yag telah Engkau sediakan,
__tapi terus terang aku sepi banget ya Allah :'( _SuNgguh,,
ngga apa kan aku curhat__

Memang harus bersabar, semoga kesabaran ini perlahan dapat menggerus dosa-dosaku,

Tenang, yang tenang, yang tenang ya,,,,

Ngga perlu ada yang dikhawatirkan, karena perjalanan inipun telah dirancang sebaik mungkin oleh Sang Pemilik Hati, tetap senyum, tenang, dinikmati, jangan melewatkan waktu tanpa kehadiranNya, yakinlah Dia _ADA_



Jumat, 19 Oktober 2012

Lagu ini.... :')

d'p@s'4 - Tahukah Engkau Kini

Sanggupkah ku bertahan disini
Melewati hari tanpa dirimu
Sanggupkah kuberdiri disini jauh dari hidupmu
 Mungkinkah aku harus berlari
Mengejar bintang - bintang yang lain
Mungkinkah kuharus tetap berdiri sendiri disini

Tak ada yang bisa menggantimu
Aku harus tetap berdiri disini

Tahukah engkau kini
Aku disini
Merindukan dirimu dihatiku
Tak pernah ada yang lain disisiku dihatiku seutuhnya
Tahukah engkau kini
Aku bahagia
Mengingat akan dirimu disampingmu
Tak akan pernah terganti
dirimu, cintamu, selamanya

Senin, 15 Oktober 2012

:'( Sepi_____

SEPI
Ngga ada temen
Ngga enak
Sendirian
Sepi banget begini ya
SUWUNG jerene

aku membutuhkan sesuatuuu saja ya Allah _ yang membuat tidak merasa SEPI_ 
aku dalam ketidaksanggupan ku sebagai makhluk
:'(

kediriiiiii

aku pengen nonton jaranaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
makan pecel kediri
semua tentang kediri

(-____-)'

Minggu, 14 Oktober 2012

;-D

Tak perlu lelah untuk menjalani hidup, karena hidup akan terus berjalan tanpa peduli kita lelah atau kita menikmatinya,


Menikmati hidup dengan penuh kerendahan hati ___ hanya itu yang pantas untuk dilakukan

Alhamdulillah :-)

Sabtu, 13 Oktober 2012

tenangkanlah hatimu



http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/tenangkanlah-hatimu.html




Tenangkanlah Hatimu

Kategori: Tazkiyatun Nufus
27 Komentar // 20 Mei 2012
Prolog
Roda kehidupan terus menggelinding. Banyak cerita dan episode yang dilewati pada setiap putarannya. Ada sedih, ada senang. Ada derita, ada bahagia. Ada suka, ada duka. Ada kesempitan, ada keluasan. Ada kesulitan, dan ada kemudahan. Tidak ada manusia yang tidak melewatinya. Hanya kadarnya saja yang mungkin tidak selalu sama. Maka, situasi apapun yang tengah engkau jalani saat ini, tenangkanlah hatimu ..
Manusia bukan pemilik kehidupan. Tidak ada manusia yang selalu berhasil meraih keinginannya. Hari ini bersorak merayakan kesuksesan, esok lusa bisa jadi menangis meratapi kegagalan. Saat ini bertemu, tidak lama kemudian berpisah. Detik ini bangga dengan apa yang dimilikinya, detik berikutnya sedih karena kehilangannya. Maka, episode apapun yang sedang engkau lalui pada detik ini, tenangkanlah hatimu ..
Cerita tidak selalu sama. Episode terus berubah. Berganti dari satu situasi kepada situasi yang lain. Berbolak-balik. Bertukar-tukar. Kadang diatas, kadang dibawah. Kadang maju, kadang mundur. Itulah kehidupan. Namun, satu hal yang seharusnya tidak pernah berubah pada kita; yaitu, hati yang selalu tenang dan tetap teguh dalam kebenaran …
Saudaraku, ketenangan sangat kita butuhkan dalam menghadapi segala situasi dalam hidup ini. Terutama dalam situasi sulit dan ditimpa musibah. Jika hati dalam kondisi tenang, maka buahnya lisan dan anggota badan pun akan tenang. Tindakan akan tetap pada jalur yang dibenarkan dan jauh dari sikap membahayakan. Kata-kata akan tetap hikmah dan tidak keluar dari kesantunan, sesulit dan separah apa pun situasi yang sedang kita hadapi. Dan dengan itu lah kemudian –insya Allah- kita akan meraih keuntungan.
Ketenangan Milik Orang yang Beriman
Ketenangan adalah karunia Allah yang hanya diberikan kepada orang-orang yang beriman. Tentang hal ini Allah berfirman:
“Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Fath [48]: 4)
Syaikh Abdurrahman As-Si’dy rahimahullah berkata, “Allah mengabarkan tentang karunia-Nya atas orang-orang yang beriman dengan diturunkan kepada hati mereka sakinah. Ia adalah ketenangan dan keteguhan dalam kondisi terhimpit cobaan dan kesulitan yang menggoyahkan  hati, mengganggu pikiran dan melemahkan jiwa. Maka diantara nikmat Allah atas orang-orang yang beriman dalam situasi ini adalah, Allah meneguhkan dan menguatkan hati mereka, agar mereka senantiasa dapat menghadapi kondisi ini dengan jiwa yang tenang dan hati yang teguh, sehingga mereka tetap mampu menunaikan perintah Allah dalam kondisi sulit seperti ini pun. Maka bertambahlah keimanan mereka, semakin sempurnalah keteguhan mereka.” (Taisir al Karim: 791)
ثُمَّ أَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَى رَسُولِهِ وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ
“Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman.” (QS. Al Taubah [9]: 26)
لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَنْزَلَ السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا
“Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).” (QS. Al Fath [48]: 18)
Senjata Orang Beriman
Jiwa yang tenang dan hati yang teguh adalah senjata orang-orang shaleh dari sejak dahulu dalam menghadapi kondisi sulit yang mereka temui dalam kehidupan mereka.
Ashabul Kahfi adalah diantaranya. Saat mereka mengumandangkan kebenaran tauhid dan orang-orang pun berusaha untuk menyakiti mereka, sehingga mereka terusir dari tempat mereka dengan meninggalkan keluarga dan kenyamanan hidup yang sedang mereka nikmati, serta tinggal di gua tanpa makanan dan minuman, ketenangan dan keteguhanlah yang membuat mereka mampu bertahan. Allah berfirman tentang mereka,
“Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, “Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran.” (QS. Al Kahfi [18]: 14)
Dalam perjalanan dakwah dan jihad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kita tentu ingat kisah perjalanan hijrah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sahabatnya yang mulia Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Ketika mereka berdua masuk ke dalam gua, berlindung dari kejaran orang-orang musyrik yang saat itu tengah dalam kemarahan yang memuncak dan dengan pedang-pedang yang terhunus, hingga Abu Bakar berkata, “Jika salah satu mereka menundukkan pandangannya ke arah kedua sandalnya, niscaya ia akan melihat kita.” Dalam kondisi genting itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan penuh ketenangan berkata, “Bagaimana menurutmu tentang dua orang, yang Allah ketiganya.” (Lihat Shahîh al Bukhâri no: 3653, Shahîh Muslim no: 2381)
Allah berfirman:
إِلَّا تَنْصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللَّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِينَ كَفَرُوا ثَانِيَ اثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِي الْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَمْ تَرَوْهَا
“Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya.” (QS. Al Taubah [9]: 40)
Kisah lain yang sangat menakjubkan adalah kisah pada hari perang badar. Musuh dalam kondisi sangat kuat dan digdaya, dengan persenjataan yang cukup lengkap di depan mata, menghadapi tentara Allah yang sedikit, persenjataan kurang dan tanpa persiapan untuk berperang. Akan tetapi ketenangan bersemayam dalam hati-hati mereka. Maka Allah memenangkan mereka dengan kemenangan yang jelas.
Ibnu Qayyim Al Jauziyyah mengatakan, “Oleh karena itu, Allah mengabarkan tentang turunnya ketenangan kepada Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan orang-orang yang beriman dalam situasi-situasi sulit.” (Madâriju al Sâlikîn: 4/392 cet. Dâr al Thîbah)
Meraih Ketenangan
Jika demikian penting ketenangan dalam hidup kita, karena kesuksesan juga sangat bergantung kepadanya, maka bagaimanakah cara untuk meraih ketenangan itu? Sebagian orang mencari ketenangan dengan perbuatan sia-sia, sebagian mereka bahkan mencari ketenangan di tempat-tempat kemaksiatan. Semua itu keliru dan fatal akibatnya. Alih-alih ketenangan, semua itu justru akan semakin membuat hati diliputi kesedihan. Jika pun ketenangan didapatkannya, namun ia adalah ketenangan yang palsu dan sesaat.
Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir al Syatsry –semoga Allah menjaganya- dalam kitabnya “Hayâtu al Qulûb” menyebutkan arahan-arahan yang terdapat dalam al Qur`an dan sunnah untuk meraih ketenangan tersebut:
  1. Berkumpul dalam rangka mencari ilmu.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabada:
« مَا اجتمعَ قَوم في بيت من بُيُوتِ الله تباركَ وتعالى يَتْلُونَ كتابَ الله عزَّ وجلَّ ، ويَتَدَارَسُونَهُ بينهم ، إِلا نزلت عليهم السكينةُ ، وَغَشِيَتْهم الرحمةُ ، وحَفَّتْهم الملائكة ، وذكرهم الله فيمن عنده »
“Tidaklah suatu kaum berkumpul sebuah rumah Allah tabaraka wa ta’ala, mereka membaca Kitabullah azza wa jalla, mempelajarinya sesama mereka, melainkan akan turun kepada mereka sakinah, rahmat akan meliputi mereka, para malaikan akan mengelilingi mereka dan Allah senantiasa menyebut-nyebut mereka dihadapan malaikan yang berada di sisi-Nya.” (HR Muslim no. 2699)
  1. Berdoa.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya pernah mengulang-ulang kalimat doa berikut dalam perang ahzab:
فَأَنْزِلَنَّ سَكِيْنَةً عَلَيْنَا   وَثَبِّتِ الأَقْدَامِ إِنْ لَاقِينَا
“Maka turunkanlah ketenangan kepada kami
            Serta teguhkan lah kaki-kaki kami saat kami bertemu (musuh)”
Maka Allah memberikan mereka kemenangan dan meneguhkan mereka.
  1. Membaca al Qur`an.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
« تِلْكَ السَّكِينَةُ تَنَزَّلَتْ بِالْقُرْآنِ »
“Ia adalah ketenangan yang turun karena al Qur`an.” (HR Bukhari: 4839, Muslim: 795)
  1. Memperbanyak dzikrullah.
Allah berfirman:
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Al Ra’du [13]: 28)
  1. Bersikap wara’ (hati-hati) dari perkara syubhat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
الْبِرُّ مَا سَكَنَتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَاطْمَأَنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ وَالإِثْمُ مَا لَمْ تَسْكُنْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَلَمْ يَطْمَئِنَّ إِلَيْهِ الْقَلْبُ وَإِنْ أَفْتَاكَ الْمُفْتُونَ
“Kebaikan itu adalah yang jiwa merasa tenang dan hati merasa tentram kepadanya. Sementara dosa adalah yang jiwa meresa tidak tenang dan hati merasa tidak tentram kepadanya, walaupun orang-orang mememberimu fatwa (mejadikan untukmu keringanan).” (HR Ahmad no. 17894, dishahihkan al Albani dalam Shahîh al Jâmi no: 2881)
  1. Jujur dalam berkata dan berbuat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ
“Sesungguhnya jujur itu ketenangan dan dusta itu keragu-raguan.” (HR Tirmidzi no: 2518)
Begitu pun semua ketaatan kepada Allah dan sikap senantiasa bersegera kepada amal shaleh adalah diantara faktor yang akan mendatangkan ketenangan kepada hati seorang mukmin. Jika kita selalu mendengar dan berusaha untuk mentaati Allah dan rasul-Nya, maka hati kita akan kian tenang dan teguh. Allah berfirman:
“…Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka), dan kalau demikian, pasti Kami berikan kepada mereka pahala yang besar dari sisi Kami, dan pasti Kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus.” (QS. An Nisâ [4]: 68)
Saudaraku, jika kita dapat mempertahankan ketenangan hati sehingga senantiasa teguh berada dalam jalan Allah, apa pun yang terjadi kepada kita, maka bergembiralah, karena kelak saat kita meninggalkan dunia yang fana ini, akan ada yang berseru kepada kita dengan seruan ini:
“Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam syurga-Ku.” (QS. Al Fajr [89]: 27-30) (Lihat Hayâtu al Qulûb: 90-91)
Wallâhu ‘alam, wa shallallâhu ‘alâ nabiyyinâ Muhammad.
[Meteri ilmiah dalam tulisan ini banyak diispirasi oleh Kitab Madâruju al Sâlikîn karya Imam Ibnul Qayyim rahimahullâh, cet. Dâr al Thîbah dan Kitab Hayâtu al Qulûb cet. Dâr Kunûz Isybîliyâ karya Syaikhunâ Dr. Sa’ad bin Nâshir al Syatsry hafidzahullâh]
Riyadh, 27 Jumada Tsani 1433 H
Penulis: Ustadz Abu Khalid Resa Gunarsa, Lc (Alumni Universitas Al Azhar Mesir dan da’i di Maktab Jaliyat Bathah Riyadh KSA)
Artikel Muslim.Or.Id


kesungguhan dalam keyakinan

^_^

Jumat, 12 Oktober 2012

kembali ku mengingatmu "Lelaki Kelakku"

Kenapa tiba tiba inget kamu ya "Lelaki Kelakku"

Ya semoga selalu diberikan yang terbaik, aamiin

Sabar, berdoa, ikhtiar, dan tawakkal

Senin, 08 Oktober 2012

,kangen,hiks :')

kangeeeeeeeeennnn
hiks

biarlah rasa itu - begitu adanya hhheee

:')

pindah-pindah

Prasaan 6 tahun terkahir ini hidup ku nomaden (-____-)'

pindah sana pindah sini
pindah sana pindah sini

Alhamdulillah ya Allah, banyak pelajaran kehidupan yang aku dapat
Tak ternilai,
Mohon sertai aku selalu bersamaMu Rabb

Minggu, 07 Oktober 2012

Zuhud dan Tawakal

 http://www.riwayat.web.id/2009/12/zuhud-dan-tawakal.html

Zuhud dan Tawakal

Diposkan oleh Riwayat Attubani
Pembelajaran Riwayat-Materi pembelajaran


A. ZUHUD

1. Pengertian Zuhud
Secara bahasa kata zuhud berasal dari bahasa Arab زَهَدَ – يَزْهَدُ-زُهْدً berarti “meninggalkan”.Orang yang zuhud disebut Zahid.
Menurut istilah zuhud didefenisikan dalam kalimat yang berbeda-beda namun tetap dalam arti yang sama.
a. berpaling dan meninggalkan sesuatu yang disayangi bersifat material dan kemawahan duniawi dengan mengharapkan sesuatu yang lebih baik dan bersifat spritual berupa kebahagiaan ukhrawi.
b. Menurut Imam al-Qusyairi Zuhud adalah tidak merasa bangga kemewahan dunia yang dimiliki dan tidak merasa sedih ketika kehilangan harta
c. Menurut Imam Gazali, Zuhud adalah mengurangi keinginan untuk menguasai kemewahan dunia sesuai dengan kadar kemampuannya
d. menurut Ali Bin abi Thaib zuhud berarti membatasi ambisi-ambisi duniawi, syukur setiap anugrah dan menghindari apa yang telah haramkan oleh Allah swt.
Dari pendapat diatas dapat diambil pengertian bahwa Zuhud berarti suatu sikap hidup dimana seseorang tidak terlalu mementingkan dunia dan harta kekayaan. Materi dan dunia ini hanya merupakan sarana dan alat untuk mencapai tujuan yang hakiki yaitu kehidupan akhirat
Dengan demikian zuhud tidak berarti membuang harta benda dan menolak apa yang dibolehkan akan tetapi zuhud berarti kita tidak boleh beranggapan bahwa apasaja yang kita miliki adalah lebih utama dari pada apa yang ada disisi Allah swt.

2. Dalil yang terkait dengan bersikap Zuhud
Firman Allah swt.:
وَلاَ تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ اِلَى مَامَتَّعْنَا بِهِ اَزْوَاجًا مِّنهُمْ زَهْرَةً الْحَيَوةِ الدُّنْيَا لِنَفْتِنَهُمْ فِيْهِ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَاَبْقَى (الطا هى : 131)
Artinya:
“Dan janganlah engkau tunjukkan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal”.(Qs.Thaha : 131)

3. Contoh perilaku Zuhud
a. Senantiasa mensyukuri ni’mat yang diberikan Allah swt.
b. Senantisa merasa cukup meskipun harta yang dimiliki sekedar untuk memenuhi kebutuhan.
c. Orang yang memiliki kemampuan untuk hidup mewah, tetapi mereka tidak mau, sebab mereka selalu membelajakan hartanya di jalan Allah swt. untuk mendaptkan keridhaan-Nya.
d. Tidak mencintai dunia secara berlebihan. Maksudnya adalah mencintai dunia sehingga melupakan cintanya kepada Allah swt dan Rasul-Nya.
e. Tidak meninggalkan kehidupan dunia secara total namun Menjadikan kehidupan dunia menjadi sarana yang menentukan kehidupan di akhirat.
Firman Allah swt.:
قُلْ مَتَاعُ الدُنْيَا قَلِيْلٌ وَاْلاَخِرَةُ خَيْرٌ لِّمَنِ اتَّقى ( النساء:77)
Artinya:
“katakanlah kesenangan didunia ini hanya sebentar (sidikit) dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa.” (Qs. an-Nisa’: 77).
4. Upaya untuk membiasakan sifat zuhud
Seseorang yang ingin memiliki sifat zuhud setidaknya ia harus:
a. Jangan menjadikan dunia sebagai`tujuan hidup, jadikanlah dunia sebagai sarana atau alat untuk mencapai tujuan hidup yang utama,karena kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang hakiki tetapi hanyalah kehidupan senda gurau dan sementara. Kehidupan dunia yang berlebih-lebihan dapat mengantarkan manusia ke dalam kebinasaan.
Firman Allah swt.:
وَمَا هَذِهِ الْحَيَوةُ الدُّنْيَا اِلاَّ لَهْوٌ وَّلَعِبٌ وَاِنَّ الدَّارَ اْلاَخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْكَانُوْا يَعْلَمُوْنَ
Artinya:
“Dan kehidupan dunia ini hanyalah senda gurau dan perainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui’.(Qs.al-Ankabut : 64)
b. Menyadari tugas manusia di dunia sebagai kekhalihan di permukaan bumi, yang akan diminta pertanggung jawabannya di akhirat. Dengan demikian kita akan selalu menjadikan dunia sebagai sarana untuk bebuat baik dan beribadah kepada Allah swt.
c. Selalu membiasakan diri untuk tidak meminta sesuatu yang berlebihan, menerima dengan lapang dada hasil dari apa yang diuasahakan.

B. TAWAKAL


1. Pengertian tawakal
Menurut bahasa berasal dari bahasa arab wakkala yang artinya menyerahkan atau mempercayakan.
Menurut istilah, tawakkal didefenisikan dalam kalimat yang berbeda-beda namun tetap dalam arti yang sama.
a. Menyerahkan segala perkara, ikhtiar dan usaha yang dilakukannya serta diri sepenuhnya untuk mendapat manfaat atau menolak mudharat dari Allah swt.
b. Berserah diri kepada kehendak Allah swt.dan percaya dengan sepenuh hati atas keputusan-Nya.
c. Membebaskan hati dari segala ketergantungan kepada selain Allah swt. dan menyerahkan keputusan segala sesuatu kepada-Nya.
d. Berserah diri kepada Allah swt dengan penuh keikhlasan baik dalam penderitaan, cobaan, maupun kebahagiaan.

2. Dalil tentang tawakkal
وَمَنْ يَّتَوَ كَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللهُ لِكُلِّ شَيْئٍ قَدْرًا (الطلاق : 3)
Artinya :
“Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang(dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan bagi tiap-tiap sesuatu.”(QS.At-Thalaq:3).
Hadist Nabi, artinya:

...لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُوْنَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ ، تَغْدُوْ خِمَاصًا وَتَرُوْحُ بِطَانًا (رواه الترمذي)
Artinya:
“Jikalau kamu tawakal kepada Allah dan berserah diri sepenuhnya, maka kamu akan mendapat rizki seperti rizki burung-burung yang diwaktu pagi berada dalam keadaan lapar dan kembali sore dengan perut kenyang.”(HR.Turmuzi).

3. Tingkatan tawakkal
Berdasarkan tingkatannya tawakkal dibagi menjadi beberapa tingkatan, diantaranya adalah:
a. Tawakkalul wakil, artinya sesorang yang mempercayakan urusannya kepada sang wakil yaitu Allah swt. tawakkal seperti ini dilakukan oleh mukmin biasa.
b. Tawakkal Taslim, artinya seseorang ysng tidak membutuhkan sesuatu selain Allah swt. tingkatan tawakkal seperti ini adalah tawakkalnya para Nabi/Rasul.

4. Contoh perilaku tawakkal
a. Selalu mempersiapkan diri terhadap kemungkinan yang terjadi pada dirinya. seperti bersyukur apabila mendapat karunia ,jika tidak ia akan bersabar.
b. Tenang dalam menjalankan kehidupan, tidak pernah berkeluh resah dan gelisah.
c. Selalu giat bekerja dan ikhtiar, karena ia berprinsip bahwa langit tidak akan pernah menurunkan hujan emas dan perak.
d. Selalu giat berdo’a kepada Allah
e. Menerima segala ketentuan Allah swt. dengan ridho terhadap dirinya dan keadaannya.
f. Berusaha memperoleh sesuatu yang dapat memberikan manfaat kepada orang lain.

5. Membiasakan diri berperilaku tawakal.
a. Membaca sejarah para Nabi dan Rasul Allah swt.sebagai suri tauladan dalam kehidupan kita. Seperti kesabaran Nabi Ayyub as. Dari cobaan yang ditimpakan kepadanya dll.
b. Selalu giat bekerja, ikhtiar dan berdo’a.
c. Melatih kesabaran dengan memperbanyak ibadah sunah sesudah ibadah wajib.
d. Selalu memiliki sifat optimis dan tidak putus asa, dengan prinsip hidup tidak datu jalan keroma.

Kesimpulan
1. Zuhud dan tawakkal termasuk sifat yang terpuji.
2. Zuhud adalah mengurangi keinginan untuk menguasai kemewahan dunia sesuai dengan kadar kemampuannya
3. Tawakkal adalah Berserah diri kepada kehendak Allah swt.dan percaya dengan sepenuh hati atas keputusan-Nya.

Sabtu, 06 Oktober 2012

perjalanan hidup by dpas4

Perjalananku terasa melelahkan 
kududuk bertahan sendiri disini
hidup adalah sebuah perjalanan
Selalu banyak rintangan yang ku hadapi

Perjalanan ini bagaikan roda berputar
suka dan duka terus dijalani
ku berjalan untuk hidup 
selalu bersabar
kini kumengerti arti hidup ini

kuterus tersenyum
walaupun kegagalan
hidup di bumi sebuah perjuangan
kuakan pelajari dari kegagalan
dan tak putus asa

Jumat, 05 Oktober 2012

Selasa, 02 Oktober 2012

...Ridho Nya...

Berjalan sebagaimana ada nya dalam hidup dan kehidupan

Berdzikir,
Pautkan hanya padaNya, semoga DIA senantiasa menuntun dalam berfikir

Tulus,
Pautkan semua karenaNya, semoga DIA senantiasa meRidhoi  gerak langkah lampah ini

|tuangkanrenung|

Minggu, 30 September 2012

the titans-cukup sudah



 

The Titans Cukup Sudah

Cukup sudah ku katakan semua
Cerita di antara kita
Lama sudah ku rasakan semua
Tak pernah sikapmu berubah

Dimana letak hatimu
Tak sadarkah kau lukai aku
Tak sanggup ku melihatmu
Lebih baik kau menjauh
Jangan pernah disesali
Semua sudah terjadi
Kau tinggalkan sakit ini
Sakit yang tak terobati

Dimana letak hatimu
Tak sadarkah kau lukai aku
Tak sanggup ku melihatmu
Lebih baik kau menjauh
Bila suatu saat nanti
Kita bertemu kembali
Ku sudah takkan peduli
Semua sudah akhiri
Biarlah semua menjadi kenangan
Walaupun tak seindah bila dirasakan
Biarlah semua menjadi kenangan
Walaupun tak seindah bila dirasakan

beban

ternyata beban gaji itu gedeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee

haddeuuh....
semakin lama closing 'payment' semakin keuntungan nya menipis................


AAAAAAAAAAaaaaaaaaaaaaarghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhHHHHHHH

BURU keun atuh bereskeun sampe ka nagih



FOKUS !!!!!!! 

tong RUMPI wae 
(-,-)'


Sabtu, 29 September 2012

enjoy ...... it


.....tadi beli makanan di pinggiran jalan, pakai gerobak gitu - yang jual nya pemuda 
mungin jika dia masih bisa bersekolah, ya SMA lah ya 
enjoy banget jualan sambil nyanyi, mulai dari peterpan, NOAH, D Masiv, trus ada juga bawain lagu geisha...
*hadddeeeuh si Aa' (-,-)' *

lumayan agak ngantri juga tadi, jadi ya.... aku sempet 'terpaksa' dengerin show si Aa' bawain 4 lagu...

mantap tapi tuh, dia jalanin hidup nya dengan enjoy, mu jualan dorong dorong gerobak juga, dinikmati... Thx ya dah buka pikiran ku tuk kembali menikmati kehidupan. Yang emang sayang banget terlewatkan, kalau cuma diisi dengan yang ga oke....

(^_^)v

Rabu, 26 September 2012

lirik dpas4- betapa aku padamu (wakwaaaaww)

Aku sungguh sangat mencintaimu
Segala luapan jiwa ini
Segala tentangku hanya untuk dirimu
Jiwaku rapuh tanpa dirimu

Engkau udara bagi nafasku
Engkau darah bagi detak jantungku
Disetiap hela nafasku ini
Engkau selalu ada

Dunia ini saksi bisu
ooooOOoooo
Betapa aku padamu
OooOoooo
Telah kuhabiskan 
Telah kurelakan
Dan telah kulewati
Hanya bersamamu......

Minggu, 23 September 2012

pasti ada

aku yakin pasti kamu ada
dan
waktu,
lalu saat untuk bersabar

akan kuhempaskan segala nya
termasuk tentang kesemuan kamu

















_____________________________________________
______________________________________________
________________________

nice posting


Sabtu, 22 September 2012

dan melalui kamu ...tenang...

melalui kamu,
kamu yang mengingatkan aku;;;

"sudah, kamu yang tenang,...."
"tidak perlu membenci....."
"tetap hati-hati ya,...."

dan lalu,,,,,,,, semua bermuara pada sebuah kata
"tawakkal..."

Terimakasih 'tenang'

Semoga Allah Ridho,

berdoa, ikhtiar, lalu tawakkal"

Apapun itu adalah yang terbaik, aku yakin itu



aku menyanyangi kamu, ......tenang

Jumat, 21 September 2012

kangen kediri

Aku Kangen kamu
seperti 
Aku Kangen Kediri 
...................berarti, 
aku kangen banget sama kamu :-)


Kota Kediri yang sederhana, indah dan tenang.... 
seperti kamu (-.-)" 

Minggu, 16 September 2012

Jumat, 14 September 2012

Kamis, 13 September 2012

jawa timur

jawa timur

disana ada kediri
disana ada rujak cingur
disana ada tahu campur
disana ada jaranan
disana ada pecel
disana ada bakso mirasa
disana ada kali brantas
disana ada sdn sukorame 2
disana ada gunung klotok
disana ada pagora
disana ada bakso yang eeeeeeeeeeeeeeeeenak
disana ada surabaya

disana ada kenangan....................
disana ada kamu..........................
disana ada rasa............................

Sabtu, 08 September 2012

Sayang, aku akan selalu kangen kamu

Ssayaang, (???)
aku akan selalu kangen kamu
Semoga kamu selalu baik-baik saja disana
Peluk dan senyum :-)

Sayang (????)

Jumat, 07 September 2012

tak kudapati kau lagi setiap waktu

dan ini aku yakin jalan yang terbaik dari NYA

untuk yang lebih baik bagi kami :)

Terimakasih Allah

Terimakasih Tenang

pasti semua berlalu, aku yakin akan baik-baik saja

Hay TR , ayo semangat,
Percayalah, hanya Allah sebaik-baik pelindung

Ibnul Qayyim berkata, “Tawakkal adalah faktor paling utama yang bisa mempertahankan seseorang ketika tidak memiliki kekuatan dari serangan makhluk lainnya yang menindas serta memusuhinya. Tawakkal adalah sarana yang paling ampuh untuk menghadapi keadaan seperti itu, karena ia telah menjadikan Allah sebagai pelindungnya atau yang memberinya kecukupan. Maka barang siapa yang menjadikan Allah sebagai pelindungnya serta yang memberinya kecukupan, maka musuhnya itu tak akan bisa mendatangkan bahaya padanya.” (Bada’i Al-Fawa’id 2/268)
Ibnul Qayyim berkata, “Tawakkal adalah faktor paling utama yang bisa mempertahankan seseorang ketika tidak memiliki kekuatan dari serangan makhluk lainnya yang menindas serta memusuhinya. Tawakkal adalah sarana yang paling ampuh untuk menghadapi keadaan seperti itu, karena ia telah menjadikan Allah sebagai pelindungnya atau yang memberinya kecukupan. Maka barang siapa yang menjadikan Allah sebagai pelindungnya serta yang memberinya kecukupan, maka musuhnya itu tak akan bisa mendatangkan bahaya padanya.” (Bada’i Al-Fawa’id 2/268)

Kamis, 06 September 2012

tak ada janji - tak ada ketergantungan


Ketenangan kamu dalam menjalani kehidupan, saat dalam lama - sendiri mu

:'-)

Terimakasih "tenang" , kamu menjadi inspirasi buat aku

Tak ada janji - Tak ada ketergantungan,
kamu dan aku

Semoga selalu diberikan jalan yang terbaik, dimudahkan, dibimbingNya
Mendapat ridho dan keberkahan dariNya dalam menjalani langkah demi langkah kedepan, aamiin

Jumat, 31 Agustus 2012

M.A.T.S

Aku baru tahu kalau judul lagu wali yg mats - lagu yang aku suka,; kepanjangan nya
maafkan aku tak setia,

dan aku searching di google, dapet you tube video klip jadul nya wali-mats

seneeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeng bangettttttt bangettt bangetttt

terus d video klip nya ada yg ...................................... ^_^


Bukannya ku menyakitimu
Aku manusia tak luput dari salah
Ku mengerti kini kau terluka
Aku hancurkan impian kita

Andainya kau pahami
Tapi bagimu tiada arti


Haruskah kutinggalkan segala
Atau ku pergi entah kemana
Agar kau tak pernah merasa
Akhirku selalu membawa luka

Kumohon kau tuk lupakan semua
Anggap aku tak pernah ada
Dihidupmu yang penuh cinta
Sudahlah sudah akupun luka

Maafkan ku melupakanmu
Maafkan aku yang telah tak setia
Walaupun kau telah membenciku
Kusimpan setiamu dihatiku

Andainya kau pahami
Tapi bagimu tiada arti

Haruskah kutinggalkan segala
Atau ku pergi entah kemana
Agar kau tak pernah merasa
Akhirku selalu membawa luka

Kumohon kau tuk lupakan semua
Anggap aku tak pernah ada
Dihidupmu yang penuh cinta
Sudahlah sudah akupun luka

Minggu, 26 Agustus 2012

....angan.....

Bisakah aku menyentuh rasa mu
Kapan kah tertaut rasa itu pada kita,
Suatu saat kebersamaan penuh dengan keterikatan dan pelukan hangat

Angan dan hanya bisa berangan
Angan adalah ruang gratis untuk menyatukan segala rasa kita

Kamu dan aku,
Hmm tentunya tak ada yang seidealis itu (#berangan-angan !@#$%^&*()+_)(*&%^&"":><?{}+)),
namun tak apa kan jika ku berangan
karena Angan adalah ruang gratis ^_^ , dan aku yang tahu tentang anganku sendiri
Apakah kau mau berbagi tentang anganmu?
Dan maukah kau menyelami anganku?
Semoga kita tak hanyut dalam penyelaman angan kita,
Karena masih banyak hal lain yang harus kita raih, selain angan, ;-)

Aku menyukai kamu apa adanya kamu,
"Bahagiakah engkau bersama ku, sayang?"
Aku akan menanyakan kalimat itu setiap hari kepada mu, saat aku bersama kamu

Sabar, dan bersabar,
kembali itu yang menjadi portal dalam setiap kali ku berangan

Kembali teringat tentang sebuah tulisan ku di 6 tahun yang lalu
dalam segala penantian dan pengharapan
mengenai kamu "lelaki kelakku"
dan mengenai aku dalam ketidak sabaran ku,

Hidup adalah perjalanan,
Perjalanan dalam kemisterian
Menapaki waktu demi waktu, kisah demi kisah
Hingga berakhir pada detak jantung terakhir
Berakhir dengan meninggalkan kenangan bagi yang masih melakukan perjalanan 

Tenang dan Sabar



Selasa, 21 Agustus 2012

Menyikapi sayang dan cinta sesungguhnya


Dia pernah merasakan tanpa cinta namun hakikatnya itulah sesungguhnya cinta,
Tak berdasarkan benci atau apapun, kecuali hanya ingin orang itu bahagia,
Dan sangat bahagia saat orang itu bahagia, walau mungkin orang itu ngga tahu
Dia merasakan itu semua,
Namun mungkin orang itu merasa dia tidak baik, dia tidak peduli, dia tidak mencintai dan tidak menyayangi orang itu,
Namun semua tersimpan, bahwa dia mencintai dengan segala kerendahan hatinya,
Cinta tanpa dominasi nafsu syahwat, lelah pun tak dia rasa semua untuk cinta dalam menghamba pada Nya, menajalankan kewajiban,

Cinta dengan TULUS,
Nikmat dirasakan oleh hati, meski terlihat oleh orang lain seperti "susah", namun tak begitu adanya

TULUS tidak menyertakan keseluruhan yang ada pada diri untuk bersandar pada orang yang kita cinta,



 Berempati - tepo seliro,
------------------


diambil dari www.sangsahaja.blogdetik.com "PEMUDA di TEPI DANAU"

Pemuda itu berdiri di tepian, memandang riak air yang seperti menari menuruti irama dalam hatinya. Ada kesejukan yang  menawan, bukan sekedar karena dia berlindung dari terik mentari di bawah rindang pepohonan, bukan pula karena tiupan angin yang dengan lembut menerpa wajah dan tubuhnya. Tapi kesejukan itu bersumber dari hatinya yang  tenang, hati yang senantiasa berbaik sangka pada Tuhan, atas kehidupan yang dia jalani di muka bumi ini.
Dilihatnya seorang lelaki setengah baya yang sedang memancing tak jauh dari tempatnya berdiri. Meski sedari tadi tak didapati ikan yang tertipu akan umpan di kail pancingnya, dia tetap duduk tenang. Ah, betapa sabarnya lelaki itu. Yang tetap berikhtiar dengan terus memasang umpan yang  lagi-lagi hilang.
Disandarkanya pundak ke pohon tegap, lalu dibukalah SMS yang baru saja menghampiri inbox ponsel sederhanannya. Senyum pun mengembang dari bibirnya ketika membaca isi SMS yang selalu saja nyaris sama, ungkapan perhatian dari gadis terhadap seorang jejaka.
Diraba hatinya dengan rasa, namun masih saja seperti sedia kala. Tautan itu masih belum terwujud jua, sementara waktu terus melaju, dan pertanyaan akan hal yang sama pun semakin menumpuk di bahu. Diliriknya lelaki yang mancing tadi yang mengucap syukur memecah sunyi, ada ikan besar di ujung pancingnya, dan dia teramat bahagia. Dan sang pemuda pun bergumam, “ya. itulah buah kesabaran, dan aku percaya Pada-Mu, kau pun kan mempertemukanku dengan sosok indah itu.”
Sang pemuda membuka kemasan roti, lalu dilemparkannya roti itu ke danau. Sepertinya ikan-ikan bahagia, dan itulah rejeki yang mereka terima dan rejeki memang kadang datang tanpa diduga, seperti halnya cinta.

--------------------------------------------------

Sengaja aku kutip artikel dari "Achoey-sangsahaja.blogdetik.com" :-) 
Artikel yang 'ngena'

Senin, 20 Agustus 2012

Seberapa perlukah

Ketika merasa perlu 'diromantisin' oleh kehidupan ,(-,-)''

 Ngerasa seperti itu sih kadang, tapi seberapa perlu sebenarnya hal itu, atau hanya saat-saat tertentu, saat datang masa ketidak stabilan emosi dan akal fikiran yang melayang ngga tahu mampir kemana, 

~~tak ada tenang, tak ada ke Netral an, hanya emosi belaka, haddeuh 'ngga banget ' kala seperti itu~~

Netralin lagi jika sudah merasakan hal-hal seperti itu, dan berusaha berpikir jernih mengenai kehidupan dengan berbagai perjalanan nya, 

Berkasih sayang dengan diri dan kepada sang Pemilik diri, semua akan terasa 'nyaman' yang tenang.........


 *tulisan sebagai pengingat diri yang terkadang galau terhuyung huyung tak karuan ;'-) , semangat yaaa...



Minggu, 19 Agustus 2012

Berjalan...apa...adanya

Berjalan apa adanya dengan ikhtiar optimal,
Tak - aku mengupayakan rencana rencana ideal dan indah,
lalu....
Biarlah semua itu apa adanya,

Tak semua harus indah, karena keindahan tak selamanya baik dan benar,- dalam mata_pandangan manusia

:'-(

-----------------------
dikutip dari http://puisipuisi.web.id/puisi-perjalanan-hidup.html

Perjalanan Hidup

Kau masih ingat ketika dia disampingmu
Kau masih ingat ketika dia selalu mendengarkanmu
Kau masih ingat ketika dia selalu mencari tau kabarmu
Dan kau masih ingat ketika dia cemas kalau kau sakit
Kau masih ingat ketika dia dalam bahagia
Kau masih ingat ketika dia dirundung kesedihan
Kau masih ingat ketika dia diselimuti kebimbangan
Kau masih ingat ketika dia diantara pilihan sulit
Ingatanmu adalah laramu
Kenanganmu adalah asa yang terbuang
Citamu adalah palsu terbungkus kenistaan
Itulah hidup
Hidup adalah alam maya
Tangis, tertawa, sedih, ceria mewarnai hidup yang fana
Termakan waktu yang enggan kan menoleh
Terhapuskan senja yang takkan seterang tadi sore
Bila hidup berakhir…
Mungkin makna hidup takkan pernah terjawab
Karena hidup adalah misteri
Yang tak seorangpun akan sanggup menerkanya.
Hiduplah untuk kehidupan
Dan matilah karena Akhirat…..

Minggu, 05 Agustus 2012

Sudah lama tak mendengarkan DaDaLi ;D

Yihaaaa...
Dadali kembali menghibur setelah sekian lama terlupa

Abstrak yang membuat tenang

Tak seluruh nya kepastian itu membuat jelas dan aman-aman saja

Siapa kamu?
Abstrak

Aku inginkan dirimu datang dan temani aku ^_^

Hasrat ku ingin bersamamu ~.~

%maaf sedang melow%

Kau idaman hati,
Yang kupuja puja selalu, oooooooooooowwh...

Datanglah,
Apakah dayaku sampai menggapaimu sayang,

^^^^(-_-)^^^^^


Rabu, 01 Agustus 2012

Rabu, 25 Juli 2012

menikmati senja bersamamu masalalu



Tak menyengaja melalui jalan yang biasa dilalui dimasa lalu bersama masalalu, menanti adzan maghrib,

Masa Lalu,.....
Dan kini aku disini lalu begini, alhamdulillah ya Allah... :-)
Terimakasih banyak ya atas segala kesempatan yang telah disediakan untuk aku,
Walau aku begitu sering mengingkari segala nikmatMu




Meski ku rapuh dalam langkah
Kadang tak setia kepadaMu
Namun cinta dalam jiwa hanyalah padaMu
Maafkanlah bila hati
Tak sempurna mencintaiMu
dalam dada kuharap hanya diriMu yang  bertahta

Terimakasih Opick untuk syair-syair nya 

InsyaAllah bisa kuat karenaNya yang menguatkan,
Percayalah, berpeganglah hanya padaNya
Akan merasakan nikmat tak berujung begitu dahsyat (inbox, dahsyat, hip hip hura, d'rings, atau yang mana [~.~] )
"katanya rindu saat saat nikmat berkasih dengan Nya"
Nah, alhamdulillah masih disediakan kembali kesempatan untuk itu
DiraihNya lagi untuk kembali menuju Nya, untuk tak berpaling lagi padaNya, setelah terlupa dalam waktu yang cukup lama,

Ngga tahu kenapa, tadi spontan mengirimkan sebuah pesan singkat seperti ini ;
"Ternyata manusia akan terus di uji dan di uji, dari lubuk hati aku mohon maaf atas kesalahan2 ya, smga kita semua dpat lalui ujian demi ujian"
25/07/2012 01:46:38pm

Begitulah,
Aku dengan segala kelemahan ku,
Bersyukur, dengan begini akan lebih banyak waktu merenung, menyelami hikmah dari setiap pemberian Nya, setiap kisah perjalanan dari Nya, tidak akan sepi, dan tak pernah sendiri,
Tak tergantikan

 Terimakasih Allah untuk semuanya ini,


Selasa, 24 Juli 2012