TR

TR

Sabtu, 26 November 2011

Tentang TEPAT dan TIDAK TEPAT


Pernahkah merasakan sesuatu yang Tepat?
Pernahkah merasakan sesuatu yang Tidak Tepat?

Seringnya aku, 99% langsung menggunakan logika manusia semata. Begitulah aku, dengan kondisi 'keyakinan' buruk. Ketika mendapat sesuatu hal yang membuat diri tidak senang, wah TIDAK TEPAT nih keputusanku. Sebaliknya, disaat sesuatu hal mendapat bahagia dan senang, hmmm TEPAT!!!!

Padahal ngga sependek itu, ngga segampang itu menilai arti TEPAT atau TIDAK TEPAT. Bukan berarti juga suatu kesedihan merupakan sesuatu yang tidak tepat. 

Aku menjadi ingat kisah seorang sahabat, 2.5tahun yang lalu, kisah nya begitu sangat menyedihkan dan menjengkelkan bagi aku yang mendengar. Sahabat itu ditinggal pergi oleh suami nya hampir 3 bulan (mereka baru menikah 5 bulan). Ternyata suami nya "menikah dengan mantan pacar suaminya itu", dan hanya mengambil 'materi' dari seorang sahabat, setelah segala hal 'materi' itu di dapat, lelaki itu pergi. 
"ki wong po duk ta rek!, gak mikir tenan" 
gitu lah pikirku terhadap lelaki itu. Tapi yaa,, mungkin lelaki itu punya alasan berbuat seprti itu, dan biarlah dia dengan perbuatannya dan tanggung jawab akan perbuatan itu. 
Aku sangat salut dengan seorang sahabat itu, dia kuat banget jalani ujian hidupnya, dan dia ikhlas, tidak ada rasa kesal kepada lelaki itu, aku terharu T_T ....... hebat nya sahabatku.

Dan pertengahan tahun kemarin, aku mendapat telp dari sahabat ku itu 
"Ini undangan aku kasi kemana? ke rumah atau ke kantor?"
--"undangan apa? Mba' nikah?
"Iya, "
--"waaaaaaaaaah.... (sambil keluarin air mata) seeneeeeng banget dengernya, ga usah di kerumahhin deh, pas Mba lagi di Bandung, aku tar maen ke rumah aja"
"oke, nanti aku kabari"

Dan saat itu aku ke rumah sahabat, dan sahabat menceritakan pertemuan nya dengan lelaki yang akan menjadi suami nya itu. Aku terharu banget, dan aku akhirnya berteman juga di FB dengan calon suami nya itu, semakin aku terharu...... Begitu baik dan perhatian nya lelaki itu kepada sahabat ku. Ya Allah, aku seneng banget, sahabat mendapatkan calon suami seperti lelaki itu, meski terlepas setiap manusia ada kekurangan dan kelebihan.
Dan sekarang sahabat sedang mengandung calon baby mereka, Hmmmm seneeng nya, :-)

Kemudian aku berpikir "buah dari keihklasan sahabat", Allah menggantikan dengan jauh yang lebih indah. 
Beberapa sahabat memiliki kisah dan membuat aku lebih memahami arti "ketentuan", dalam tepat dan tidak tepat nya sebuah ketentuan kehidupan,
Jatuh bangun nya kita dalam hidup, kegagalan? bukan sebuah akhir kehidupan. Akhir kehidupan setelah jasad tanpa ruh. Itulah akhir kehidupan di alam Dunia.

Dan teruslah berusaha lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi, hingga akhir hayat. 
"Keep FIGHT Till the end" begituluah :-D , motivasi hidupku yang belum berubah dari jaman kuliah, hheheheee.....



Semoga tulisan ini ngga sekedar tulisan dan teori saja buatku, ^_^

Tidak ada komentar: