TR

TR

Rabu, 16 November 2011

Renungan tanpa Logika (part. 3)

Renungan tanpa Logika (part. 3) dalam kisah: Sosok yang Tenang

Entah dimana sosok yang tenang itu.

Dalam tenang ia selesaikan persoalan demi persoalan hidupnya. Tatapan tenangnya, seolah menghentikan kepanikanku. Tanpa berucap, aku serasa hanyut dalam nasehatnya. Dan aku merasa tatapan itu seolah menyampaikan pesan "tenang ya, sabar, dan ikhlas, insyaAllah pasti Allah akan memberikan pertolongan, Yakinlah".
Kemudian ia terdiam, hanya duduk tidak jauh dari sebelahku, dan terdiam menemani dan mendengar aku bercerita kisah-kisahku. Diam dan tersenyum, sesekali menatapku dengan tenang, dan membuat segala kisahku yang mengandung point 'masalah hidup', secara ga langsung sejenak terbius seperti 'mendapatkan solusi dan selesailah apa-apa yang menjadi bebanku'.
(Siapakah ia? Dimanakah ia? aku pung ngga tau... ya namanya juga renungan tanpa logika, hanya angan2 saja..... andai-andai saja, -___-")

Tuhan... dimanakah sosok tenang itu, ??

Sesungguhnya aku pun tak layak menanyakan itu, karena ketenangan sesungguhnya ada di diriku sendiri ketika aku sungguh hanya bersamaMu. Namun entah kadang aku membutuhkan sosok tenang itu Tuhan. Terlalu berlebihan ya aku berangan-angan.

Semoga kau hadirkan ketenangan dari berbagai sis dalam hidupku. Dan saat ini pun aku sudah sangat bersyukur dengan apa yang telah Engkau berikan, Alhamdulillah,

Maaf ya Allah,ampuni aku kalau aku agak-agak berlebihan dalam berangan-angan.Astaghfirulloh,




Tidak ada komentar: