TR

TR

Selasa, 29 November 2011

Cukup dan Tepat


"CUKUP dan TEPAT"

Itu yang aku rasakan akan setiap Nikmat yang Allah berikan.
Disaat aku butuh yang begitu sangat aku butuhkan,
dan Allah pasti mencukupkan kebutuhan aku.

Ya Allah,
Sungguh ke MAHA an Mu,

AllahuAkbar


Minggu, 27 November 2011

Kasih sayang Allah


(K.H. Muhammad Arifin Ilham) 

 SUBHANALLAH, hikmah yang kudapat malam ini setelah sholat isya mengaji di Mesjid Al Amru bit Taqwa Mampang Indah Depok bersama Ulama Muda Kharismatik Betawi KH Sofwan Nizhomi. Beliau menyampaikan tentang UTAMA & INDAHNYA TAUBAT. ALLAH berfirman, "Bila hamba hambaKU berTAUBAT kepadaKU, maka AKU adalah KEKASIH mereka, & bila mereka tidak bertaubat kepadaKU, maka " ana thobiibuhum" AKU DOKTER mereka, KU datangkan pada mereka musibah agar mereka SADAR & BERTAUBAT kepadaKU" (Hadist Qudsi). 
SUBHANALLAH, betapa SAYANG & CINTAnya ALLAH pada kita. "Duhai Maha Pengampun, duhai Maha Menerima taubat, ampuni semua dosa hamba & terimalah taubat hamba".


kutip dari seorang teman

Perempuan yg sndiri, prcaya diri, mandiri namun santai dlm aura kemerdekaannya.
Perempuan smcm itu indah, menawan bkn krn tubuh n raut wajahnya tp krn jiwa kemerdekaan yg di milikinya. Tubuh muncul sbg sosok yg tegar.
Ketegaran n kemandirian yg menggetarkan nurani.
Kesanggupan utk brtahan hidup sorang diri tanpa mrasa sepi meski orng lain mlihatnya sbg kesepian.
Mampu menerima sgala kenyataan yg ada tanpa bnyk tanda tanya.
TANGGUH. LEMBUT TP KUAT.
HALUS TP TEGAR.
SUTRA TP BAJA.
----------------------------------------  

Kalahkan Kemarahan dengan Cinta Kasih
Kalahkan Kejahatan dengan Kebajikan
Kalahkan kekikiran dengan Kemurahan Hati
Kalahkan Kesombongan dengan Kejujuran
----------------------------------------

"Kegagalan adalah peluang untuk hal yg lebih baik. Kegagalan adalah batu loncatan untuk pengalaman yg berharga. Suatu hari nanti engkau akan bersyukur untuk beberapa kegagalan yg engkau alami. Percayalah, ketika satu pintu tertutup untuk mu, sebenarnya pintu yg lain selalu terbuka."
---------------------------------------
Apa yg di namakan kelembutan yg berkobar dlm jiwa manusia di mana kobarannya tidak memadamkan kehidupan selamanya kecuali lebih besar atau lebih kecil darinya...??
Apa arti tipuan yg mendatangi hati n pikiran secara bersamaan kemudian ia membuat suatu ciptaan di alam ini...??
Apakah maksud campur tangan Tuhan yg tersembunyi dalam sebagian jiwa n tinggal di sana untuk kemudian melompat n naik ke langit krn jiwa itu merasa sebagai sesuatu yg asing di bumi...??
 -------------------------------------------------
Jika kita mencintai seseorang
Berusahalan utk slalu tampil apa adanya 
krn Cinta sejati slalu dpt
Menerima Kelebihan n Kekurangan.
Pertahankan apa yg semestinya km pertahankan,, n Perjuangkan apa yg semestinya km perjuangkan..... Semoga Tuhan kan slalu memberi jalan Kemudahan,, GOOD LUCK,. Amien.....

By: Mr. Ip,

Tiada yang akan abadi


Rabb pemilik jiwa kami,
Mohon beri kekuatan kepada kami,
Beri kekuatan dalam bertugas menjalankan apa yang telah Engkau tentukan,
Kami menerima segala nikmat yang telah Engkau beri dalam kehidupan ini,
Ampuni jika terkadang kami sering berkeluh kesah,
Suatu kesedihan ......................
Namun selama ini kehendakMu,
Kami akan berusaha menjalaninya,
Kami selalu menantikan kehendakMu saja,
Dan kami berusaha untuk tetap dijalanMu,


Aku yakin kesedihan ini,
Sesak yang terasa kepada kami,
Kegelisahan dan kegamangan  yang terjadi dalam diri kami,
Tidak akan selamanya seperti ini,
Suatu saat Engkau akan gantikan dengan suatu keindahan,
Dengan tawa dan bahagia,
Aku yakinkan itu ya Allah,
Tiada yang akan abadi di dunia ini,
Kau rancang dengan sangat teratur dan seimbang,



*"kita harus tetap istiqomah ya, apapun yang terjadi"
(istiqomah=tetap beribadah - berada di jalan Allah)

__semoga baik-baik selalu, yakinkan jiwa, bahwa Allah akan selalu bersama kita__ 

Sabtu, 26 November 2011

Sesiapakah,


Dalam segala keangkuhan hamba
Dalam dosa hamba
Dalam khilaf hamba
Dalam ketidak taatan hamba,
Dalam kemunafikan hamba,
Dalam dusta hamba,
Dalam Lemahnya hamba,

Hamba memohon hanya kepadaMu semata,
Semata mata yang bisa menenangkan
Dalam tiap kegelisahan dan resah,
Dalam Sedih dan ketidaksanggupan
Ketidak berdayaan seorang hamba penuh salah ini ya Allah,

Pertemukan hamba dengan sesiapa yang bisa membimbing hamba Rabb,
membimbing di jalanMu
Membimbing langkah hamba dalam menjalani ketentuan demi ketentuan Mu,
Terkadang hamba merasa tak sanggup dengan yang terjadi
Hanya kuasa dan kasihMu semata semua ini bisa berjalan dengan baik,
Mohon beri kekuaatan ya Allah,


Hamba yakin setiap ketentuanMu,
Engkau sudah sediakan setiap jalan disana,
Hamba tak ada daya Rabb,,
Raih hamba kembali,
hamba rela jika dengan ktentuan ini hamba bisa bersamaMu
------------------------------
Sungguh sebenarnya tak ada yang harus ku risaukan,
Karena ada Engkau,
Berikan kesembuhan bagi yang sakit ya Allah......
Aamiin Rabb.....

Astaghfirullohaladzim,
Ya Allah....,
Mengapa aku sering terlupa padaMu
Jika dunia menggembirakan ku

Rapuhnya aku ini,

Ampuni ,

Mohon petunjukMu semata ya Rabb.,
Mohon jalan yang lurus dalam menjalani ketentuanMu
sayangi kami ya Allah,




Tentang TEPAT dan TIDAK TEPAT


Pernahkah merasakan sesuatu yang Tepat?
Pernahkah merasakan sesuatu yang Tidak Tepat?

Seringnya aku, 99% langsung menggunakan logika manusia semata. Begitulah aku, dengan kondisi 'keyakinan' buruk. Ketika mendapat sesuatu hal yang membuat diri tidak senang, wah TIDAK TEPAT nih keputusanku. Sebaliknya, disaat sesuatu hal mendapat bahagia dan senang, hmmm TEPAT!!!!

Padahal ngga sependek itu, ngga segampang itu menilai arti TEPAT atau TIDAK TEPAT. Bukan berarti juga suatu kesedihan merupakan sesuatu yang tidak tepat. 

Aku menjadi ingat kisah seorang sahabat, 2.5tahun yang lalu, kisah nya begitu sangat menyedihkan dan menjengkelkan bagi aku yang mendengar. Sahabat itu ditinggal pergi oleh suami nya hampir 3 bulan (mereka baru menikah 5 bulan). Ternyata suami nya "menikah dengan mantan pacar suaminya itu", dan hanya mengambil 'materi' dari seorang sahabat, setelah segala hal 'materi' itu di dapat, lelaki itu pergi. 
"ki wong po duk ta rek!, gak mikir tenan" 
gitu lah pikirku terhadap lelaki itu. Tapi yaa,, mungkin lelaki itu punya alasan berbuat seprti itu, dan biarlah dia dengan perbuatannya dan tanggung jawab akan perbuatan itu. 
Aku sangat salut dengan seorang sahabat itu, dia kuat banget jalani ujian hidupnya, dan dia ikhlas, tidak ada rasa kesal kepada lelaki itu, aku terharu T_T ....... hebat nya sahabatku.

Dan pertengahan tahun kemarin, aku mendapat telp dari sahabat ku itu 
"Ini undangan aku kasi kemana? ke rumah atau ke kantor?"
--"undangan apa? Mba' nikah?
"Iya, "
--"waaaaaaaaaah.... (sambil keluarin air mata) seeneeeeng banget dengernya, ga usah di kerumahhin deh, pas Mba lagi di Bandung, aku tar maen ke rumah aja"
"oke, nanti aku kabari"

Dan saat itu aku ke rumah sahabat, dan sahabat menceritakan pertemuan nya dengan lelaki yang akan menjadi suami nya itu. Aku terharu banget, dan aku akhirnya berteman juga di FB dengan calon suami nya itu, semakin aku terharu...... Begitu baik dan perhatian nya lelaki itu kepada sahabat ku. Ya Allah, aku seneng banget, sahabat mendapatkan calon suami seperti lelaki itu, meski terlepas setiap manusia ada kekurangan dan kelebihan.
Dan sekarang sahabat sedang mengandung calon baby mereka, Hmmmm seneeng nya, :-)

Kemudian aku berpikir "buah dari keihklasan sahabat", Allah menggantikan dengan jauh yang lebih indah. 
Beberapa sahabat memiliki kisah dan membuat aku lebih memahami arti "ketentuan", dalam tepat dan tidak tepat nya sebuah ketentuan kehidupan,
Jatuh bangun nya kita dalam hidup, kegagalan? bukan sebuah akhir kehidupan. Akhir kehidupan setelah jasad tanpa ruh. Itulah akhir kehidupan di alam Dunia.

Dan teruslah berusaha lagi, lagi, lagi, lagi dan lagi, hingga akhir hayat. 
"Keep FIGHT Till the end" begituluah :-D , motivasi hidupku yang belum berubah dari jaman kuliah, hheheheee.....



Semoga tulisan ini ngga sekedar tulisan dan teori saja buatku, ^_^

Kamis, 24 November 2011

Rasa dalam diam (part.2)


"Rasa dalam diam, menjadikan lebih berarti"


Duhai Allah, 
aku enggan dengan "rasa" seperti ini,
Begitu bergelora menguncang hatiku,
Mohon perlindunganMu semata
-------- 

Ngga karuan, kayak gempa,
aku harus segera menyelamatkan diri, ^muungkin di kolong meja -__-"^
apa ini 'cinta', ????
Entahlaah......

Aku sudah ngga sanggup lagi menetralisir nya,
Aku bukan seorang yg pandai untuk mengontrol perasaan,
Belum bisa aku untuk itu,
Salah satu nya aku harus menghindar dari "rasa" aneh ini,
sebelum nanti akan terjadi "tsunami",
ya mungkin sekarang baru "gempa" di hatiku,

Bismillahirrahmanirrahim, 

---------------------------------------
Hati yang telah menyentuh "hati'' ku saat ini,
sentuhan hatimu tak akan aku lepaskan,
Ya biarkan seperti itu adanya,
Mau lepas mau ngga,
Biarlah begitu adanya,
aku tak akan berusaha membencimu atau melupakan atau apapun,
Hanya aku tidak ingin gempa di hatiku ditambah dengan tsunami,

Maafkan aku ya,
Aku ngga karuan soalnya,
Dan 
"Rasa dalam diam, menjadikan lebih berarti"
Ya ibarat design struktur "high building construction"
implementasi dr kalimat  itu ibarat 
"peredam gempa lah, meski ngga FULL..., tapi setidak nya 30% bisa meredam"
^lumayan^
aku ngga sangguuuupppp dengan "rasa" begini,
haddeeeuuuuh........ T_T 

Mungkin akan sepi tanpamu, (bukan mungkin lagi kali')
Mungkin tanpa teman di hari2ku 

Ya biarlah esok suasana ini sepi sepoi-sepoi sunyi 
Sulit dan rumit aku kalau udah ada "rasa",
aaargghhh selalu begini 'aku',
!@$^&*)++:"?>{}+_)(&^$!#^&*+?><"}{|\|\;'=+0(_

Maafkan aku.,,,,




Rasa dalam diam


"Rasa dalam diam, menjadikan lebih berarti"

Menjalani kisah hidup dengan rasa.

Perjalanan hidupku diiringi dengan rasa, untuk itu pun aku memiliki blog ini, karena aku punyai rasa,
Menulis menuangkan segala yang tak terucap, dalam renungan yang tertuang.

Dan..... "rasa", yang bagi ku adalah *rumit*, walau mungkin bagi sebagian orang rasa ~ "fine", "enjoy", "indah", dan lain lain,

Kenapa bagiku *rumit* , karena sampai saat ini pun aku belum bisa dengan baik memanage "rasa", aku masih seperti kebingungan ketika rasa itu tiba2 hadir.
Ku berpikir dan kemudian berpikir, benarkah "rasa" ataukah "nafsu jiwa". Tak dipungkiri aku adalah manusia, tak mungkin jua aku tak miliki "nafsu jiwa", namun apakah  lebih  berat ke "rasa yang tulus" (karena Nya), atau kah "nafsu jiwa",
Itu yang paling pertama kupertanyakan dalam hati-jiwa ku,

Karena aku pernah tersalah mengartikan rasa, aku mengingkari dan memunafikkan rasa. (Astaghfirullohaladzim, Ampun ya Allah)

Dan kemudian aku berusaha berhati-hati dalam ujian "rasa" ini. Dan akhirnya

"Rasa dalam diam, menjadikan lebih berarti"

-------------------------------
(sekedar kisah dan semata mata hanya tulisan)

Saat "rasa" tiba-tiba hadir, dan lebih dekat, saat lelaki itu bercerita masa lalu nya. Tak menjadikan ku berpikir untuk menjauh karena cerita nya. Tidak sedikitpun, bahkan aku semakin sayang dan semakin merasa dekat.
Aku menyayanginya, karena ia usahanya dalam melangkah menuju Nya.
Meski entah nanti bagaimana hasil akhirnya,
Namun,,,,,, bukan sebuah hasil, akan tetapi langkah demi langkah lelaki itu dalam menjalani sisa hidupnya,

Ikhtiar nya untuk belajar menerima segalanya apapun yang didapat saat ini, ketulusan dalam menerima takdirNya, dan rasa syukur yang telah didapatkan nya

Buah dari sebuah ketersalahan dan kekhilafan masa lalu tak menjadikan masa yang akan datang juga 'salah' dan tiada sedikitpun akan mendapat 'cahaya', tidak seperti itu,

Itulah indahnya ISLAM, indahnya kasih sayang dan ampunan Allah,
Allah akan terus menyentuh hamba yang DIA cintai agar terus menujuNya, dengan caraNya

Semoga lelaki itu terus istiqomah, dan kasih sayang Allah selalu dalam jiwa nya,
Penjagaan dan perlindungan Allah senantiasa membalut tubuh nya,

-------------------------------

"Rasa dalam diam"

Mohon maaf jika aku tak bisa berbuat banyak dalam "rasa" ku,
karena aku menyayangi kamu,
Aku tak bisa romantis atau mungkin bermanja dan berkasih lebih dalam

Rindu yang terkadang hatimu pertanyakan .....
Rinduku insyaAllah ada setiap waktu,
Rindu yang (berusaha) disertai ketulusan dan (diupayakan terus) untuk Ikhlas,

Rasa dalam diam,
Aku tak layak jika mengganggu pikirmu dengan kata2 ku yang tak seharusnya ku ucap
Jadi aku rasa lebih baik diam,
Aku hanya ingin kamu tenang dalam kehidupanmu,
Hari-hari dalam  'cahaya' Illahi, dan ketenangan abadi lah disana,
Kedamaian ketika hanya bersamaNya saja
Berbagilah denganku jika kamu mendapati itu,

Aku menyayangimu, bukan karena kelebihanmu,
Aku menyayangi kamu, bukan karena kehebatan kamu,
Aku menyayangi kamu, bukan karena kalimat indahmu,
Aku menyayangi kamu bukan karena kebaikanmu,
Aku menyayangi kamu bukan karena kamu bisa buatku nyaman,
Aku menyayangi kamu bukan pula karena kisahmu,
Aku menyayangi kamu bukan karena kehampaanmu,
Aku menyayangi kamu bukan karena kesunyianmu,

Aku menyayangi kamu karena usahamu dalam melangkah menujuNya

-----------------------------------------------------------------------

Teduh dan Sejuk

Merindukan suatu tempat  "teduh dan sejuk". 
Kala terbangun ditemani embun dan hijau nya pohon rindang disekitar. 
Saat panas nya terik matahari menyinari di siang hari, teduh dalam rindangnya pepohonan. Dan udara tetap sejuk dalam hirupan nafas meski siang ataupun sore hari.

Adakah tempat seteduh dan sesejuk itu saat ini untuk ku?
InsyaAllah  ada hanya belum berkesempatan menemukan dan mengunjunginya.


Sungguh sangat merindukan tempat teduh dan sejuk itu. 

"Ajaklah aku bersamamu ketika kau menemukan tempat seperti ini, sahabat".  

Dulu mungkin aku pernah, saat aku masih usia belasan, saat masih suka berpetualang di gunung. Bersama sahabat-sahabat. Hmmm aku jadi kangen kalian.... 

Coba perhatikan pic. itu, Subhanallah, indah banget,...
Serasa terbawa gambar dan masuk dalam teduh dan sejuknya pepohonan dan rerumputan itu.

Teduh dan Sejuk menjadikan inspirasi bagi hatiku, 
Kembali kumerenung, adakah tempat yang bisa membuat hatiku teduh dan sejuk?
Hmmmmm...... yang jelas bukan suatu tempat sesungguhnya, pohon, embun ataupun dedaunan,
Tempat itu adalah 'hati', hati seseorang yang bisa meneduhkan dan menyejukkan......(sok romantis nih yg nulis)
Entahlah, ada apa ngga ada kalau masalah hati, aku yakin Allah sudah mengatur itu semua. ^_^

---------------



Minggu, 20 November 2011

Keteraturan dan keharmonisan Ketentuan-Nya

(Bandung; 20112011; 01:00)

Kisah dan kisah,
Masa lalu, tak terulang
Saat ini dan masa sekarang.........

Saat.....
"Kehampaan hati dalam sebuah kebersamaan"

Kemudian dalam renungan malam ini, terangkai kalimat untuk ku pribadi sebagai pengingat jiwa yang terkadang lupa dan lena;

"Belajar menghargai seseorang yang telah berada di sisimu...........
Belajar untuk mensyukuri nikmat Allah SWT dan belajarlah menerima takdirNya..........
Hidup kita bukan saja mencari cinta semata mata,  
tetapi mencari keridhaanNya,"


>>>>>>>>>>>>Belajarlah mensyukuri nikmat Nya,<<<<<<<<<<<<<<<<<
>>>>>>>>>>>>Belajarlah menerima takdir Nya,<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

Memang harus proses belajar ketika harus menerima dan menjalani ketentuan Nya, yang terkadang tak selaras dengan harapan, tak seindah harmonisasi angan dan impian, begitulah kehidupan.


Kehidupan adalah Penghambaan, bukan suatu keangkuhan. Terkadang tanpa sadar, aku dengan keangkuhan ku mengatur segala halnya hanya sesuai keinginan dan nafsu yang dominan.
Siapalah aku?, Tak ada daya apapun sesungguhnya.

Kesedihan sekalipun adalah bagian dari harmonisasi- keteraturan- keseimbangan - keindahan  dari ketentuanNya. Dia ingin meraih hambaNya untuk bersamaNya. Walau tak banyak dari hambaNya, termasuk aku (khususnya...) "berkeluh dan kesah" akan setiap arti kesedihan. Ya mungkin jika sesaat 'wajar', namun 'tak wajarlah' bila berlarut-larut dalam sebuah kesedihan.
Seolah jiwa telah hancur, menandakan quality akan iman itu perlu dipertanyakan, (ampun ya Rabb)
Tak banyak kesedihan akan cinta kepada sesama hamba Allah, begitu dalamnya terkadang larut. Ketika yang dicintai nya tak membalas cinta nya atau pun meninggalkan nya, dan atau mengkhianati atau apapun itu.
Sehingga luka lah yang ada.Cobalah belajar menerima ketentuan Nya, yakinkan dengan ini, jiwa mu dan hatimu akan terobati.

Seiring proses belajar menerima ketentuanNya, tetapkanlah setia dengan segala kondisi yang terjadi,
"setia tetap berjalan dijalanNya". walau sungguh kuakui begitu berat dan sangat berat. Tak semudah kalimat itu tertuang dalam blog ini. Entah kualitas dari iman ku yang rapuh, atau entah kenapa kurasa begitu berat. 

Pesan seorang sahabat, sesungguhnya tidak berat, hanya kita yang menjadikan itu berat. Ya, memang aku sependapat dengan yang telah disampaikan beliau. Namun sahabat, kok masih tetap berat rasanya.... ujian akan keindahan dunia dan kesenangan semu hadir dan hadir, ku coba lalui itu dengan penuh belajar "setia", semoga saja aku berhasil hingga akhir hayatku, (aamiin)

Masa lalu yang sudah kelam, apakah akan terus ditambah dengan kegelapan dan tak pernah akan ada setitik cahaya lagi untuk penghisaban ku nanti. sering terngiang kalimat seperti itu, sebuah kalimat penyemangat ku untuk berusaha istiqomah (keteguhan hati untuk tetap beribadah dijalan Allah).
Dan aku yakin, ampunanMu begitu luas Tuhan, 

Ketentuan Nya adalah yang paling indah, segalanya telah Engkau sempurnakan dari kisah demi kisah.
Keteraturan dan keharmonisan Ketentuan-Nya

Rabu, 16 November 2011

Renungan tanpa Logika (part. 3)

Renungan tanpa Logika (part. 3) dalam kisah: Sosok yang Tenang

Entah dimana sosok yang tenang itu.

Dalam tenang ia selesaikan persoalan demi persoalan hidupnya. Tatapan tenangnya, seolah menghentikan kepanikanku. Tanpa berucap, aku serasa hanyut dalam nasehatnya. Dan aku merasa tatapan itu seolah menyampaikan pesan "tenang ya, sabar, dan ikhlas, insyaAllah pasti Allah akan memberikan pertolongan, Yakinlah".
Kemudian ia terdiam, hanya duduk tidak jauh dari sebelahku, dan terdiam menemani dan mendengar aku bercerita kisah-kisahku. Diam dan tersenyum, sesekali menatapku dengan tenang, dan membuat segala kisahku yang mengandung point 'masalah hidup', secara ga langsung sejenak terbius seperti 'mendapatkan solusi dan selesailah apa-apa yang menjadi bebanku'.
(Siapakah ia? Dimanakah ia? aku pung ngga tau... ya namanya juga renungan tanpa logika, hanya angan2 saja..... andai-andai saja, -___-")

Tuhan... dimanakah sosok tenang itu, ??

Sesungguhnya aku pun tak layak menanyakan itu, karena ketenangan sesungguhnya ada di diriku sendiri ketika aku sungguh hanya bersamaMu. Namun entah kadang aku membutuhkan sosok tenang itu Tuhan. Terlalu berlebihan ya aku berangan-angan.

Semoga kau hadirkan ketenangan dari berbagai sis dalam hidupku. Dan saat ini pun aku sudah sangat bersyukur dengan apa yang telah Engkau berikan, Alhamdulillah,

Maaf ya Allah,ampuni aku kalau aku agak-agak berlebihan dalam berangan-angan.Astaghfirulloh,




Senin, 14 November 2011

'rasa' tidak = 'keinginan'

Terkadang sulit membedakan antara rasa dan 'keinginan'

dari susunan huruf nya sudah pasti jauh berbeda.
Hanya disaat implementasi, yang aku lihat rasa itu berbanding lurus dengan keinginan.

Tapi bagiku, rasa adalah cukup di hati

Bukan sebuah sentuhan,
Bukan sebuah tatapan langsung,
Bukan sebuah hak dan kepemilikan
Bukan sebuah hal yang harus dipaksakan
Bukan sebuah ketertekanan
Bukan sebuah ciuman
Bukan segala hal yang berhubungan dengan fisik dan atau sentuhan tubuh atau apapun.

Rasa bagiku adalah sebuah kebebasan hati
Rasa adalah kebahagiaan
Rasa adalah senyuman
Rasa adalah kenyamanan
Rasa adalah ketenangan
Rasa adalah LEPAS...
Rasa adalah apa adanya

Meski tak bisa dipungkuri
Terkadang membutuhkan tangan nya untuk menghapus air mata
Terkadang membutuhkan bahu nya untuk bersandar kala hati ngga karuan
Terkadang dan terkadang.......

Dan.....

Itu hanyalah Terkadang,
hilangkan terkadang itu
Yakinlah,
Allah akan menyentuhmu dan memelukmu dengan penuh kasih Nya yang begitu Luas
dan penuh dengan ketenangan,
Bersabarlah,
Allah akan memberikan hal yang indah teramat indah bagi hambaNya yang bersabar,
Kelak bila waktu nya 'tepat'

(teruntuk sahabatku yang sedang "perih", sabar ya ^^ aku akan selalu menemanimu, insyaAllah)



Minggu, 13 November 2011

Lelaki Teduh


Tiga minggu mengenal nya dan ditemani oleh nya dalam hari ku.
Tiga hari pertama sangat biasa saja menyikapi yang terjadi

Namun sedikit nya aku memahami ttg nya.
Begini pikirku ttg dia "lelaki ini sangat bisa membuat orang lain nyaman bersama nya, apalagi membuat nyaman seorang perempuan, kurasa dia memiliki beberapa teman perempuan yg 'dekat'.
Karena tutur bahasanya yang membuat kondisi seperti pikirku tadi"
Dan aku berpikir ttg lelaki ini adalah "misterius"

Entah ada suatu ganjalan mengenai kisah lelaki ini. Aku merasa lelaki ini sudah banyak mengetahui banyak hal. Karena tercermin dari apa yang ia sampaikan. Kurasa tidak semua orang bisa berbicara dengan mudah ttg suatu permasalahan hidup. Kecuali, pernah mengalami atau setidaknya melihat dan mendengar.
Ya... lelaki ini misterius 'pikirku'

Mungkin jika ia mengingat pesan melalui surat elektronik yang pernah ku kirimkan... mungkin terkesan aku bercanda. Namun tidak seperti itu adanya. Aku serius mengungkapkan dalam email itu bahwa "orang yg misterius, aneh, ga serius dan becanda aj" ya mungkin kurang lebih seprti itu....


Akhirnya lama kelamaan aku memang nyaman. Namun... nyaman disini aku tidak juga hanyut dalam kondisi. Karena kesan awal ku tadi 'lelaki ini memang begini... dan kurasa ga hanya k aku aja begini... jadi santai aja deh yay ga usah dibawa pikiran...." (berarti setidaknyasempet kepikiran juga)  


Aku rasa kondisi seperti ini juga sudah paling ideal.kok... bisa bersaudara seperti ke kakak ku.... walau kadang aku agak cerewet... banyak protes...
mohon maaf ya untuk dia kalau misal ada sikap aku yg ngga dewasa....


Terlepas dari segala cerita ttg... lelaki yg teduh itu... dari cerita teman aku, cerita yang aku dapati dan ketahui ttg nya....
Aku menyayangi nya... walau dengan segala.keterbatasan ku
Dan semua terelepas dari kisah lama nya... kisah 2 tahun terakhirnya.... kisah 1 tahun terakhirnya ataupun kisah kemarin ttg nya......

Semoga Allah menjaga nya,
dalam pelukan kasih sayang Allah selalu, Tetap menuju jalan Nya... meski pasti banyak ujian

Dan kebahagiaan untuk nya di akhirat kelak. Aamiin ya Allah...

Selasa, 08 November 2011

Dekatkan karena sudah terlihat Menjauh



kosong

Perlu kendali


Semoga tidak terpedaya kesenangan dunia,

Untuk yang menulis ini,
Berhati hatilah ketika sudah mulai terbujuk , terpedaya, terlena, indah nya "tipuan" dunia

Waspadalah waspadalah....

Bombastis
Spektakuler
dan berakhir Tragis.....

Hhmmmmmm

;)

Salam damai......

Tau Nggaa...???


Ehhmmm...
Tau ngga
kalau aku......................
kangen
Boleh, aku kangen ???

Kangen - Rindu


Sedang merasakan kangen tapi ngga tau kangen sama siapa
Merindukan sesuatu, cuman ga tau merindukan apa

Pengen jalan-jalan
Ngga tau juga jalan-jalan sama siapa

Lagi ngga selera buat kerja, males


Pengen menatap sesuatu yang enak ditatap


Apa aku kangen suatu 'masa'
mungkin,

Ah ngga juga,
Aku rasa aku bukan typical yang mengenang ngenang masa yang udah lewat
yaa kadang si tapi ga gitu gitu amat

suka ngerasa sendiri ngga?
Sama ngga kayak aku gini,
Kadang ngerasa sendiri,

Aku lagi berpikir,
kayak nya aku perlu sesuatu hal yang baru
Berupa apa ya sesuatu yang baru itu

Perlu sesuatu untuk menaikkah ghiroh ku yang sedang lemah ini

Mungkin juga aku udah lama ngga ketemu guru ngaji aku
Terlalu disibukkan dengan dunia dan dunia
Huuughhgh mungkin begitu bisa jadi

Ya sore ini ku coba silaturahim ke tempat beliau,
Semoga ngga hujan,

Kok ngerasa sedih gini ya,

bermula dari hampa

(tulisan sdh mulai ksana kmari ngga nyambung... udah dulu ya)




Senin, 07 November 2011

Mensyukuri rasa "rindu"


sharing bareng Mba Mia di sore ini......

[5:03 PM] aku:
iiih aku 3 hari ga ganti2 lagu nya itu terus
[5:03 PM] aku:
'salam rindu'
[5:04 PM] mia:
hahahha...
jd soundtrack of my life y...
[5:04 PM] aku:
hu uh mbaa. heeeee
[5:05 PM] mia:
hidup ini terasa indah low qt msh bisa merasakan yg namanya kangen..
[5:06 PM] mia:
apa lagi pas ktm ma orng yg kita kangenin itu atau pas kita tw ternyata orng itu jg kangen ma kita...
wah mba tak bisa diungkapkan dgn kata2...
[5:06 PM] mia:
:$
[5:06 PM] aku:
wah mantap tu mba.... hmmmm
[5:07 PM] aku:
namun kadang hidup ngga gitu :'(
[5:07 PM] mia:
iya sih mba...
tp tetep yg namanya rasa rindu itu akan terasa lebih nikmat jika kita bisa merasakannya...
[5:08 PM] aku:
iya mba... disyukuri aja ya rindu yg ada....
[5:08 PM] mia:
betul skali....
[5:08 PM] mia:
(Y)

Renungan tanpa logika (part. 2)


Kau adalah adikku....
Melihtamu....
Kemudian mengenalmu....
Sorotan mata itu mengingatkanku pada masa itu
Keteduhan juga kedamaian....

Tak jenuh menatap sorotan mata saat itu
Kerinduan akan masa, hadir dalam masa yang berbeda

Kau hadir dalam lembaran waktu yang baru
dan kau adalah adikku

Melihatmu tersenyum adalah ketenangan hatiku
Mendengar tawamu adalah kedamaian rasaku

Walau ku tak hadir nyata dalam kehidupanmu

Doaku untukmu adik,

Tetaplah nikmati segala rasa yang kau rasa
Kesedihan, kerinduan yang tak terperi teruntuk seseorang yang sangat kau sayangi

Dan
Berhentilah dalam sedih dan tangismu saat kau telah menyadari "rasa" sesungguhnya....

Mungkin pertemuan kita sesaat atau mungkin entah sampai kapan

Kau adalah adikku
Jaga diri baik-baik adik,

Semoga Allah menjadikan perjalanan hidupmu indah,
memasangkanmu dengan seseorang yang meneduhkanmu disaat kau mendapati teriknya ujian hidup,

Kamis, 03 November 2011

Mata terbuka di tengah malam


(Kamar, Bdg, 02:00)

Setiap tidur kurang dari jam 11 malam,
Mata ini terbuka di jam 2 malam..... seolah sudah otomatis tidur 3jam s.d 4 jam [-_-]"
Kecuali jika lelah teramat lelah, capek, pegal2, gaenak badan, 8 jam juga ngga bangun2 (mendekati pinsan :D ), kalau ngga dibangunin.

dalam terjaga nya malam ini, mau tidur lagi
[susahnyaaaaaaaaaaaaaaaa,,,,,]
 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -  - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Lagi dan lagi.....
Terlintas perjalanan kehidupan
Kegelapan, Kesalahan, kekhilafan, kemunafikan, ke-tidak taat-an akan aturan NYA,

Merenungi Ketentuan demi Ketentuan NYA,

Ku hela nafas yang dalam dan berucap "Ya Allah, Duhai Rabb, ampuni ku"

Hanya itu rangkaian kata yang keluar dari hati dan ucapku,
ketika ku sebut nama MU, serasa lepas lah segala apa yang menjadi resah  ku


Inginku selalu mengungkapkan segala yang kurasa kepada MU
Aku tenang ketika aku bercerita, berkeluh kesah,
Mohon ampunan kepada MU
Hingga air mata ini sulit terhenti.........
Menangis dalam sebuah kenikmatan bersama Mu
sangat menantikan dan merindukan saat seperti itu,

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -  - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -



dikutip dari Mario Teguh [ so sad...]

Engkau yang galau karena kepalsuan dari janji cinta, dengarlah ini ya?


Sadarilah bahwa luka hatimu itu hanya sedalam cintamu, dan kualitas cintamu seharusnya setinggi nilai dari orang yang kau cintai.


Bagaimana mungkin engkau menyerahkan seindah-indahnya cintamu kepada orang yang tidak jujur dan palsu?

Dan bagaimana mungkin engkau berharap kepada orang yang sampai hati membuatmu bersedih dan menangis?

Maka alihkanlah arah cintamu dari orang yang tidak baik bagimu itu, kepada kebutuhan dirimu untuk tampil menarik bagi cinta yang baru, yang sesuai dengan kebaikan hati dan pekertimu.

Dan bisikkanlah kepada Tuhanmu …

Wahai Yang Maha Lembut,

Selamatkan dan pulihkanlah hatiku dari kepedihan ini, mudahkanlah aku melihat keaslian dari keburukannya, damaikanlah aku karena pelajaran dari kepalsuan ini, dan pendarkanlah sinar cinta-Mu pada pribadi dan perilakuku, agar aku menjadi satu-satunya tujuan cinta bagi pribadi baik yang Kau hadiahkan kepadaku sebagai belahan jiwaku.

Wahai Yang Maha Cinta,

Temukanlah aku dengan belahan jiwaku, dan utuhkanlah keindahan hidupku bersamanya dalam pernikahan yang damai, penuh kasih, lembut memperlakukan satu sama lain, dan yang setia dalam kemudahan atau dalam kesulitan.

Aamiin

Rabu, 02 November 2011

Berat jenis (biar ga lupa simpan data)

No Nama Material Berat jenis
1 Pasir 1400 kg/m3
2 Kerikil, koral,split (kering/lembab) 1800 kg/m3
3 Tanah, lempung (kering/lembab) 1700 kg/m3
4 Tanah, lempung (basah) 2000 kg/m3
5 Batu alam 2600 kg/m3
6 Batu belah, batu bulat, batu gunung 1500 kg/m3
7 Batu karang 700 kg/m3
8 Batu pecah 1450 kg/m3
9 Pasangan bata merah 1700 kg/m3
10 Pasangan batu belah, bulat, gunung 2200 kg/m3
11 Pasangan batu cetak 2200 kg/m3
12 Pasangan batu karang 1450 kg/m3
13 Kayu (kelas I) 1000 kg/m3
14 Beton 2200 kg/m3
15 Beton bertulang 2400 kg/m3
16 Besi tuang 7250 kg/m3
17 Baja 7850 kg/m3
18 Timah hitam/ timbel 11400 kg/m3